Penutur Terbanyak

Penutur Terbanyak

Kita tahu bahwa banyak sekali ragam bahasa di seluruh Dunia. Bahasa merupakan alat komunikasi terpenting bagi tiap individu buat dapat berinteraksi dengan Individu lainnya. Namun, sebab persebaran manusia di seluruh global maka terciptalah keragaman bahasa nan luar biasa.

Perbedaan bahasa timbul diakibatkan kebutuhan di loka masing-masing nan mengikuti pola budaya dan interaksi antar manusia. Misal, bila bahasa Inggris mengatakan cinta dengan Love , di Jepang dengan Ai , dan di Finlandia dengan Mina , maka ada banyak kata cinta nan berbeda ragam di belahan bumi ini.

Dengan majemuk tuturan kata, maka buat saling berkomunikasi antarbangsa diperlukan penerjemah, yaitu orang nan belajar bahasa lebih dari dua kemampuan berbahasa.



Penutur Terbanyak

Banyak orang menyangka bahwa penutur/ pengguna Bahasa Inggrislah nan terbanyak di seluruh dunia. Asumsi itu terjadi sebab Bahasa Inggris dianggap sebagai Bahasa resmi nan sering dipakai sebagai alat komunikasi berbeda bahasa. Asumsi itu ternyata meleset. Penutur bahasa terbanyak ialah Bahasa Mandarin. Kenapa? Itu sebab penduduk Cina banyak tersebar di seluruh belahan dunia.

Itu sebabnya masyarakat Cina dianggap sebagai penduduk terbanyak di seluruh dunia. Masyarakat Cina nan tinggal di berbagai negara itu tak pernah melupakan bahasa mereka. Walau mereka menguasai bahasa setempat, namun buat saling berkomunikasi antarmereka, bangsa Cina menggunakan bahasanya sendiri. Oleh karena itu, Bahasa Mandarin merupakan bahasa nan terbanyak dipakai oleh orang.

Masih Anda menduga bahwa berikutnya Inggris? Anda masih berada di jalur nan salah. Penutur terbanyak kedua ditempati oleh Bahasa Hindi. Memang, India merupakan jajahan Inggris, namun mereka sangat mencintai bahasanya.

Walau negara India sendiri hanya menempati urutan ke tujuh populasi terbanyak di dunia, namun penyebaran bangsanya sendiri cukup banyak di seluruh Dunia. Ditambah, beberapa negara kecil nan dekat dengan India ialah pecahan dari negara India.

Berikutnya, penutur terbanyak nomor tiga ditempati oleh Bahasa Inggris. Ada alasan mengapa negara Inggris nan kecil itu bisa menyebarkan bahasanya hampir di seluruh dunia. Hal tersebut disebabkan oleh revolusi Industri di Inggris nan memungkinkan diciptakannya barang-barang modern, dan dijalankan di pabrik-pabrik perkotaan.

Akibat terjadinya modernisasi, orang-orang Inggris pun menciptakan majemuk hasil industri, senjata, kapal uap dan benda-benda hebat di zamannya nan kemudian disebarkan keluar melalui pelayaran dan dominasi atas suatu daerah. Itu sebabnya bahasa Inggris akhirnya menjadi bahasa nan dipakai di banyak negara.

Penutur terbanyak kelima diduduki oleh Bahasa Arab, dan posisi ke enam di duduki oleh Bahasa Indonesia. Untuk nan terakhir ini bangsa Indonesia haruslah bangga. Ternyata bahasa kita mendapatkan kedudukan nomor enam sebagai bahasa penutur terbanyak.

Harusnya bangsa Indonesia bangga dan terus menggiatkan penggunaan bahasa Indonesia, sampai mancanegara. Buat orang-orang di luar lingkungan kita menguasai bahasa Indonesia, jangan kita nan ikut-ikutan sok ngingris.