Peranan Pemerintah terhadap Warta Kota

Peranan Pemerintah terhadap Warta Kota

Kejadian di setiap daerah merupakan makanan harian kita. Setiap kota tak pernah sepi dari kejadian dan selalu terekspos secara luas. Dengan demikian, maka perlu ada koordinasi sebaik-baiknya agar berita kota benar-benar proporsional. Jangan sampai warta nan terjadi di dalam sebuah kota melebihi keadaan nan ada, bombastis. Sine qua non filter nan menjaga agar warta kota tersebut bukan merupakan warta rekayasa.

Sudah seharusnya, wilayah tersebut, khususnya pemerintah daerah membuat pusat pemberitaan spesifik memuat warta kota. Hal ini sangat krusial agar setiap permasalahan nan ada dalam kehidupan di kota tersebut bisa diketahui semua warga. Jika semua warga mengetahui semua kejadian atau program kegiatan kota, maka setidaknya mereka bisa mengambil peran aktif dalam kegiatan tersebut.

Dan, seperti kita ketahui, peran serta masyarakat sangat diperlukan karena masyarakatlah nan sesungguhnya merupakan sumber daya pembangunan. Warta kota memang sudah seharusnya terekspos secara luas sebagai akibat kehidupan global. Sudah seharusnya setiap orang mengetahui hal tersebut agar pembangunan daerah bisa menyeluruh di segala aspek.

Bahkan, setiap wilayah kota bisa menyampaikan program masing - masing sehingga pemerintah kota bisa segera mengambil kebijakan. Manfaat dan fungsi warta kotaBerita kota sebenarnya merupakan sarana bagi seluruh pihak di daerah, kota buat berbagai kegiatan nan dilaksanakan di wilayah tersebut.

Dengan adanya warta kota, maka kita bisa berperan aktif ataupun mengajak berperan aktif buat semua orang. Bahkan, orang-orang nan selama ini tak mempunyai perhatian kepada kondisi lingkungan bisa dipicu dan dipacu buat ikut aktif dalam proses tersebut.

Selama ini nan terjadi di masyarakat memang hilangnya link antara pemerintah daerah dengan masyarakatnya. Kehilangan link ini terutama terjadi sebab komunikasi nan tak terbentuk antara kedua aspek tersebut.

Pemerintah tenggelam dalam keasyikannya melaksanakan tugas dna kewajibannya, sementara masyarakat disibukkan oleh keharusan memenuhi kebutuhan hayati nan semakin berat. Seringkali terjadi saling-singkur antara pemerintah daerah dan masyarakat, satu menghadap ke timur dan satunya menghadap ke barat. Bagaimana dapat ketemu dan berbicara dengan sebaik-baiknya?

Oleh sebab itulah, maka keberadaan warta kota sungguh sangat diharapkan sebagai sumber informasi kondisi, baik dari masyarakat maupun pemerintah. Bukankah selama ini kita mengenal program citizen news, yaitu warta dari masyarakat? Inilah kesempatan terbaik bagi kita buat bisa berkomunikasi secara prima.

Dan, jika kita menelaah kepentingan warta kota bagi masyarakat dan pemerintah, kita bisa menyebutkan peranan dan khasiatnya sebagai berikut:

  1. Informasi program daerah

    Berita kota ialah informasi nan diberikan dan didapatkan dengan bersumber kepada semua kejadian nan ada di lingkungan kota. Warta ini bisa mengenai apapun topiknya dan siapapun nan mengalaminya.

    Terkait dengan sumber warta dari pemerintah daerah, maka sebenarnya keberadaan warta kota ialah sebagai sarana buat menyampaikan program pemerintah kepada masyarakatnya. Seperti kita ketahui, di dalam penyelenggaraan pemerintahan, pemerintah mempunyai berbagai program buat berbagai keperluan, misalnya pembangunan wilayah.

    Maka, dengan adanya warta kota ini, setidaknya pemerintah bisa memanfaatkannya sebagai corong penyampai program kepada masyarakat.Dengan membaca warta kota nan terbit di lingkungan masing-masing, maka masyarakat bisa mengetahui segala program pembangunan nan akan dilakukan pemerintah pada periode waktu tertentu.

    Hal ini memungkinkan masyarakat bisa memberikan apresiasi terhadap program tersebut berdasarkan skala prioritas daerah. Jika masyarakat mengetahui program pembangunan pemerintah daerah, setidaknya masyarakat bisa memberikan input kepada pemerintah buat wilayah daerah nan sangat membutuhkan pembangunan.

    Program pemerintah nan diekspos melalui warta kota bisa memancing masyarakat buat lebih perhatian terhadap taraf perkembangan pembangunan di wilayah mereka. Dan, pemerintah tak kesulitan buat berkomunikasi atau mendapatkan input pendapat dari masyarakat karena masyarakat langsung merespons setiap program nan diekspose di warta kota tersebut.

  2. Sarana sharing warga - pemerintah

    Kadang kala, terjadi disparitas persepsi dan apresiasi terhadap program pembangunan nan dibuat oleh pemerintah. Masyarakat menilai bahwa program pemerintah kurang kontributif, tetapi pemerintah bersitetap bahwa program tersebut sinkron dengan kebutuhan nan ada.

    Dan, pada posisi seperti inilah seringkali terjadi kontradiksi nan jika dibiarkan snagat berbahaya buat kepentingan masyarakat dan lingkungan pada umumnya.

    Oleh sebab itulah, maka warta kota bisa dimanfaatkan sebagai wahana sharing antara masyarakat dan pemerintah. Dengan adanya warta kota ini, maka masyarakat bisa menyampaikan segala unek-unek hatinya terhadap semua produk kebijakan pemerintah.

    Pada sisi lainnya, pemerintah bisa memintah kepada masyaraakt buat urun rembug dalam penyusunan program pembangunan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, maka diharapkan pembangunan nan diprogram benar- sahih sinkron dengan kebutuhan masyarakat.

    Sharing antara pemerintah dengan masyarakat sangat krusial mengingat bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan sangat bervariasi. Lingkungan nan satu, kebutuhannya tak sama dengan kebutuhan daerah lainnya.

    Kekhususan ini merupakan salah satu masalah nan selama ini menjadi sumber persengketaan antar warga masyarakat. Ketika suatu wilayah menerima program pembangunan dan wilayah lainnya belum menerima program pembangunan, maka pada saat itulah seringkali masyarakat saling menilai.

    Dan, akhirnya masyarakat nan tak kebagian program pembangunan akan protes. Apalagi, jika ada wilayah nan sebenarnya tak membutuhkan program pembangunan, ternyata mendapat alokasi pembangunan. Sementara ada wilayah nan sesungguhnya sangat membutuhkan program pembangunan tak mendapatkannya.

    Pada saat itulah masyarakat akan memprotes dan bisa menyebabkan suasana tak kondusif. Masyarakat menginginkan komunikasi dengan pemerintah terkait dengan ketidak adilan dan ketidaksesuaian program pembangunan tersebut. Dan, melalui warta kota, kondisi tersebut bisa ditangani karena masyarakat dan pemerintah bisa sharing program melalui warta kota tersebut.

  3. Pemantauan keterlaksanaan program daerah

    Setelah program pembangunan dan program-program lainnya diterapkan dan direalisasikan di masyarakat, maka hal krusial nan harus dilakukan ialah pemantau kelanjutan program pembangunan tersebut.

    Hal ini sangat krusial karena merupakan penilaian terhadap semua program nan ada. Seperti kita ketahui, menyusun program dan merealisasi program bisa kita katakan sebagai sesuatu nan mudah. Tetapi, ketika program pembangunan tersebut sudah terealisasi, maka pada saat inilah permasalahan mulai terlihat.

    Hal ini sebab seringkali penyimpangan-penyimpangan mulai terjadi sehingga hal tersebut jelas merupakan hambatan nan tak kecil. Pemerintah tak bisa secara langsung melakukan inspeksi lapangan.

    Pemerintah tak mungkin secara terus menerus melakukan pemeriksaan terhadap proses pembangunan nan dilakukan. Oleh sebab itulah, pemerintah membutuhkan peranan masyarakat dalam kegiatan supervisi atau pemantauan dalam proses perealisasian program pembangungan.

    Dan, masyarakat bisa secara langsung menyampaikan evaluasinya melalui berita kota. Secara periodik, pemerintah bisa memantau perkembangan proses realisasi program pembangunan karena setiap periode, warta kota mengeksposenya sebagai bagian edisi penerbitannya. Dengan demikian, maka diharapkan tak terjadi defleksi terhadap keterlaksanaan program pembangunan nan ada. Masyarakat tak dirugikan, begitu juga pemerintah.



Peranan Pemerintah terhadap Warta Kota

Agar warta kota bisa menjalankan fungsinya, maka setidaknya pemerintah daerah bisa memposisikan diri sebagai stakeholder pendukung keberadaannya.

Dengan cara seperti itu, maka warta kota bisa eksis dalam tugas dan fungsinya di daerah bersangkutan. Peranan pemerintah dalam menjaga eksistensi warta kota merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap sumber informasi resmi daerah.

Salah satu posisi nan diharapkan ialah pendukung pendanaan operasional warta kota. Pemerintah daerah seharusnya bisa mengambil posisi sebagai pendukung dana operasional buat kelancaran penerbitan warta tersebut.

Tentunya hal ini merupakan sesuatu nan wajar karena keberapaan warta kota ialah bagian integral dari program pemerintahan pemerintah terkait. Dengan memosisikan diri sebagai stakeholder warta kota, maka pemerintah bisa mengalokasikan dana tersebut dalam planning aturan pendapatan dan belanja daerah atau RAPBD.

Jika pendanaan sudah dialokasikan di RAPBD, maka selanjutnya hal tersebut merupakan suntikan penyegar buat setiap penerbitan warta kota. Warta kota bisa melaksanakan proses penerbitan sinkron dengan waktu penerbitannya tanpa kesulitan.

Dan, sebab dana penerbitan ditanggung APBD, maka masyarakat bisa memperoleh warta kota secara gratis.Berita kota nan diberikan secara perdeo kepada masyarakat memungkinkan semua mendapatkan jatah eksemplar warta tersebut. Hal tersebut membuka peluang semua masyarakat mendapatkan warta nan sama.

Oleh sebab itu, mereka secara cepat bisa menindaklanjuti setiap program nan dicanangkan pemerintah. Dan, respons bisa segera diberikan kepada masyarakat dan sebaliknya.Selanjutnya nan menjadi pertanyaan adalah, apakah berita kota benar-benar bisa memberikan kontribusi peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan terciptanya pemerintahan nan bersih, terhindar dari pola pengelolaan pemerintahan nan negatif? Semua terserah Anda!