Perwakilan Samsung

Perwakilan Samsung

Siapa nan tak mengenal produk Samsung? Tabletnya bahkan membuat pabrikan besar global lainnya, seperti Apple, meradang. Bahkan Nokia pun tidak mampu bersaing hingga akan menutup pabriknya. Promosi dan kualitas produk dengan harga nan bersaing telah membuat merek Samsung terkenal di Indonesia. Majemuk produk barang rumah tangga mulai dari TV, Kulkas, AC, hingga ke telepon selular membuat Samsung memperlakukan pangsa pasarnya di Indonesia dengan sangat hati-hati dan istimewa. Samsung Indonesia menjaga agar produknya tetap menjadi salah satu pilihan orang Indonesia.



Perwakilan Samsung

Demi menjaga keberadaan para konsumennya nan tak sedikit, Samsung pun membuka perwakilannya di beberapa kota besar di Indonesia. Cara mencari lokasi layanan cukup mudah. Tinggal kunjungi website Samsung lalu klik lokasi layanan, provinsi dan nama kota. Kunjungan ke loka layanan Samsung dijamin menyenangkan sebab para customer service -nya ramah-ramah.

Pelayanan itu memang harus dijaga agar para konsumen tidak lari. Banyaknya produk homogen akan membuat orang berpikir singkat mengganti produk miliknya ketika pelayanan dan servis nan diberikan pihak produsen tak menyenangkan dan tak memberikan agunan produk nan bagus. Orang Indonesia semakin sadar bahwa keberadaan mereka sangat krusial bagi banyak pabrik, baik pabrik nan dimiliki oleh orang Indonesia maupun nan dimiliki oleh asing.

Dengan kemampuan dan daya beli nan cukup tinggi, orang Indonesia itu mulai sadar kualitas dan harga. Tidak lagi mereka sembarangan membeli barang terutama kalau barang itu tak baik. Misalnya, sepeda motor dari China. Diawal kemunculannya, orang mungkin masih penasaran. Tetapi melihat apa nan dibutuhkan oleh sebuah motor, orang tak lagi mau membeli motor China. Tidak ada suku cadang, loka servis, dan harga jual nan sangat murah, telah membuat motor-motor China ini akhirnya menghilang dari peredaran. Kini masyarakat Indonesia kembali ke pabrikan motor nan lama nan berasal dari Jepang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa produk Jepang memang menguasai Indonesia. Sebagai negra nan paling banyak memberikan pinjaman utang ke Indonesia, tentunya Jepang ingin semua produknya mendapat loka di hati rakyat Indonesia. Politik timbal balik itu berhasil. Selain memang produk Jepang itu bagus, politik nan menunjang, jadilah produk dari negeri Sakura itu menjadi primadona.

Pihak Samsung juga mau seperti itu. Mereka ingin masyarakat Indonesia menganggap bahwa produk Samsung itu bagus sehingga Samsung Indonesia akan berumur panjang. Kalau keberadaanya di Indonesia lama, maka Samsung dapat terus memasarakn produk mereka nan penuh dengan penemuan dan terbarukan terus.
Bersama dengan Merek Lain

Samsung tak dapat dipandang remeh. Produknya tak kalah dengan produk merek lainnya, seperti Panasonic, Sharp, Toshiba, dan merek Jepang atau merek dari negara lainnya. Sebagian masyarakat tetap akan memilih Samsung walau agak mahal sedikit daripada merek produk Cina nan belum diketahui kualitasnya. Produk China telah mempunyai satu predikat nan kurang baik. Ketika orang Indonesia belum mempunyai uang nan cukup, produk China mungkin dapat menjadi pilihan, tetapi setelah keadaan ekonomi semakin meningkat, biasanya masyarakat nan berduit ini tidak mau membeli produk China lagi.

Walaupun dari luar, produk China itu terlihat wah, di dalamnya, belum tentu secantik bagian luarnya. Produk China itu bagaikan seorang gadis cantik atau laki-laki tampan nan mempunyai kepribadian nan sangat tak baik sehingga kecantikan dan ketampanan mereka menjadi sia-sia. Mereka hanya pantas buat dipajang dan tak pantas menjadi pendamping seumur hidup. Kalau China tak memperbarui kualitas barangnya, suatu saat produk China akan hanya menjadi sampah nan tidak dilirik lagi. Apalagi terdengar bahwa banyak barang China nan menggunakan bahan berbahaya termasuk juga produk nan digunakan sebagai mainan anak-anak.

Berbeda dengan Samsung nan berasal dari Korea Selatan. Dari awal mereka meletakkan diri pada posisi bahwa produk-produk mereka memang berkualitas. Produk-produk unggulan Samsung ialah kulkasnya nan berpenampilan elegan dengan rona nan cantik yang menawan. Setelah kulkas, TV dan DVD player Samsung juga bagus. Mesin cuci Samsung dengan majemuk segmen pasar dan harga nan bervariasi juga memberikan keluasan pilihan kepada para calon pembelinya walaupun masih agak mahal.

Untuk handphone , beberapa waktu nan lalu Samsung memang masih kalah dengan Nokia nan masih memimpin pasar Indonesia. Tapi dengan tampilan dan teknologi nan monoton ditingkatkan, handphone Samsung juga bisa mencuri hati para pembeli Indonesia. Kini Samsung mulai berlari melewati Nokia. Produk Samsung Galaxy-nya sangat menarik buat dicermati. Orang Indonesia pun berbondong-bondong membeli tablet dari samsung ini. Harga nan lebih murah dibandingkan dengan produk milik Apple, membuat produk dari samsung ini diincar oleh banyak orang.

Kamera digital merek Samsung juga lumayan bagus. Dalam hal ini Samsung bersaing ketat dengan produk dari Panasonic nan sering mengadakan paket istimewa tukar hp berkamera dengan kamera digital nan dipatok seharga Rp 1 juta saja. Selain kamera produk Panasonic, merek Nikon, Canon, dan merek kamera digital dengan harga sekitar Rp 1.350.000 – Rp 1.500.000 ialah pesaing ketat kamera digital Samsung.

Samsung memang sangat berminat buat menjadi pemasar terbesar produk elektronik. Perusahaan ini tidak ingin setengah-setengah dalam memberikan nan terbaik kepada konsumennya. Penetrasi pasar terus dilakukan sehingga masyarakat seolah tak sempat buat merasa bosan dan sudah ada nan baru lagi dengan harga nan seimbang. Masyarakat Indonesia memang haus teknologi. Hal inilah nan membuatnya menjadi pangsa pasar nan sangat menjanjikan.

Produk Samsung Lainnya

Untuk keperluan kantor, Samsung memproduksi printer, layar plasma, kompresor, serat optik, semi konduktor, panel LCD, dan alat penyimpanan. Semua produk itu dijamin oleh Samsung mempunyai kemampuan lebih dibandingkan dengan produk lainnya nan sekelas. Samsung menawarkan tenaga nan lebih besar dengan menggunakan energi nan lebih sedikit. Samsung pun merambah pasar Android nan sedang ramai dibicarakan dan digunakan oleh kalangan pebisnis dan penyuka teknologi terbaru dan tercanggih.

Samsung memberikan kesempatan kepada para konsumennyan buat berkarya lebih jauh dengan apa nan telah mereka beli. Samsung tidak ingin memberikan produk nan hanya menguntungkan pihak Samsung saja. Kebermanfaatan inilah nan membuat orang lebih memilih produk Samsung dibandingkan dengan produk lainnya.

Iklan nan ditampilkan Samsung tak sedikit nan terlihat lucu sehingga menambah minat orang Indonesia buat membeli produknya. Dalam alam persaingan nan sangat ketat ini, semua hal harus dilihat dari segala sisi agar dapat menentukan mobilitas langkah selanjutnya dan tak tertinggal dari orang lain. Inilah nan dipahami oleh pihak Samsung Indonesia nan menjadi perwakilan Samsung di tanah air.

Kelemahan Produk Samsung

Kesempurnaan itu hanya milik Tuhan. Produk apapun niscaya mempunyai kelemahan. Kelemahan ini sendiri memang wajar dan masih dapat diakali serta ditangani dengan baik. Itulah gunanya loka servis nan mudah dijangkau. Samsung sadar bahwa produk-produknya masih mempunyai banyak kelemahan semisal harga jual kembali nan tak terlalu tinggi, produknya nan sulit atau malah tidak dapat di upgrade . Untuk hal ini, Samsung berusaha menjadikan mereknya sangat disegani sehingga harga jual kembali produknya akan sedikit lebih tinggi. Tapi hal ini memang bukan seperti membalikkan telapak tangan. Butuh dana dan energi nan tak sedikit buat mewujudkannya.

Model nan ditawarkan oleh Samsung bila dibandingkan dengan Toshiba dan Sharp apalagi merek Cina, masih kurang banyak. Disamping itu, buat produk-produk tertentu, harga nan ditawarkan oleh Samsung memang terasa lebih tinggi dibandingkan dengan merek lain. Samsung harus lebih banyak membidik pangsa pasar menengah ke bawah dengan pangsa pasar anak muda. Kalau hal ini ingin dilakukan oleh Samsung, maka desain produk harus lebih meriah dan cerah sinkron dengan jiwa anak muda.

Hak paten eksklusif memang terkadang menjadi ganjalan buat menciptakan produk nan serupa dengan produk nan sudah ada. Dengan mempelajari apa saja nan telah menjadi hak paten milik perusahaan lain, Samsung berusaha menciptakan hal lain nan sekiranya belum dimiliki oleh orang lain. Barang-barang nan diperdagangkan itu memang bukan bahan makanan nan pemasarannya lebih mudah.

Produk Samsung ini ialah produk nan tak dibeli setiap hari. Oleh sebab itulah, kalau produknya tak bagus, maka pastilah tak akan ada nan mau membeli. Tidak ada jalan lain, Samsung Indonesia harus berjuang lebih keras lagi menahlukkan pasar Indonesia.