Pengalaman Emosional Meningkatkan Kecerdasan

Pengalaman Emosional Meningkatkan Kecerdasan

Setiap orang tua niscaya menginginkan anak-anaknya tumbuh menjadi anak nan cerdas . Secara genetis memang kecerdasan nan didapatkan oleh anak sudah merupakan bawaan dari orang tuanya. Tetapi faktor genetis nan memengaruhi anak menjadi cerdas hanyalah berkisar antara 40-80 persen. Selebihnya dapat didapat dari lingkungan sekitar.

Tidak ada ukuran nan tepat buat menyatakan dengan persis berapa persen kecerdasan tersebut diturunkan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Di luar sifat genetis tersebut, kecerdasan anak bisa kita ciptakan melalui rangsangan atau stimulasi dari luar serta asupan makanan nan bergizi. Untuk menjadikan anak cerdas tak harus memberinya susu dan makanan nan mahal. Ada banyak bahan makanan nan murah dan mudah didapat nan bisa membantu kita, para orang tua, menjadikan anak-anak kita sebagai anak nan cerdas.



Cerdas - Makanan Pendukung Anak Cerdas

Pemenuhan gizi pada anak sejak dini membantu anak tumbuh menjadi anak cerdas. Dalam termin pertumbuhan sejak bayi hingga berusia lima tahun, anak sangat membutuhkan banyak protein, karbohidrat, dan lemak buat membantunya tumbuh dengan baik. Pertumbuhan nan baik pada anak inilah nan akan membentuk anak menjadi cerdas dan sehat.

Bahan makanan lain nan membantu meningkatkan kecerdasan anak, yaitu mengonsumsi ikan nan cukup, pemberian ASI eksklusif, dan pemenuhan akan kebutuhan vitamin dan mineral. Semua jenis makanan tersebut merupakan penunjang primer bagi perkembangan otak anak sehingga anak-anak tumbuh menjadi anak nan cerdas, jenius, kreatif, dan pintar.



Lingkungan Ikut Membentuk Anak Cerdas

Usahakan buat tak membatasi lingkungan bermain anak. Semakin bervariasi lingkungan hayati anak maka akan semakin baik perkembangan otak anak cerdas tersebut. Rona nan beraneka ragam, suasana nan berbeda-beda, orang-orang nan berbagai macam sifat akan menstimulasi otak anak dan membuatnya menjadi lebih cerdas sebab ada banyak hal nan bisa dipelajarinya.

Apalagi jika orang tua memberikan lingkungan nan kaya akan permainan maka perkembangan otak akan semakin pesat. Mereka dituntun oleh rasa ingin tahu mereka buat mengamati, mencoba, dan melatih kreativitas mereka.

Anak nan cerdas ialah anak-anak nan kreatif. Mereka memiliki seribu satu macam akal nan mungkin tak pernah di duga oleh orang tua mereka. Oleh sebab itu, usahakanlah buat selalu mengubah tatanan rona di dalam rumah dalam jangka waktu tertentu, mengubah susunan perabot, dan menghiasi kamar anak dengan berbagai hal kreatif buat mengasah cara berpikir nan cerdas bagi perkembangan otak mereka.

Seringlah mengajak anak buat menikmati berbagai pemandangan nan berbeda. Banyak pemandangan, seperti gunung, bukit, pantai, lembah, bahkan padang pasir memberikan rangsangan pada otak anak buat berpikir dan menelaah apa nan dilihatnya. Variasi lingkungan nan beraneka ragam membantu mempercepat terkoneksinya sel-sel saraf pada otak anak cerdas.



Pengalaman Emosional Meningkatkan Kecerdasan

Anak nan cerdas pastilah lebih banyak memiliki pengalaman emosional dibandingkan dengan anak nan tak terlalu cerdas. Pengalaman emosional ini terbentuk antara usia 0-7 tahun di mana kesabaran, kontrol diri, kerja sama, empati, dan pengalaman emosional lainnya bisa ditanamkan secara kuat pada otak anak.

Penanaman emosi sejak dini pada anak-anak membuat anak menjadi lebih cerdas dalam menyikapi berbagai hal nan melibatkan emosinya. Dan hasil penelitian dewasa ini juga menyatakan bahwa kematangan emosional ini lebih menentukan kesuksesan anak di kemudian hari di bandingkan hanya mengandalkan intelegensia. Anak-anak di masa depan akan lebih cerdas dalam kemampuan berhitung dan menggunakan teknologi canggih seperti bermain komputer dan game.



Stimulasi Tepat Anak Cerdas

Sesuatu nan baru, menantang, dan penuh makna sering lebih membuat anak tertarik. Pada dasarnya, anak cerdas sering merasa bosan jika mereka hanya melakukan hal nan sama berulang-ulang. Namun, dengan memberikan hal-hal baru nan belum pernah didapatkan akan membuat mereka lebih cepat buat belajar. Oleh Karena itu, sering-seringlah memberikan kosakata baru, teknik berhitung nan berbeda, melakukan berbagai percobaan kecil, bahkan bermain origami juga bisa membantu anak tumbuh cerdas.

Hal-hal baru nan sering ditemui oleh anak cerdas bisa menstimulasi otak buat berkembang lebih cepat. Perhatian pada hal-hal kecil, mendetail, terutama bentuk, warna, bau bisa membantu sambungan saraf menjadi lebih baik. Anak cerdas ialah anak nan memiliki perhatian nan paling banyak dibandingkan anak lainnya.



Anak Cerdas Memiliki Aktivitas Fisik nan Tinggi

Anak nan cerdas memiliki aktivitas nan lebih banyak dari anak lain. Aktivitas memang memengaruhi perkembangan otak anak dengan tiga cara, yaitu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, memengaruhi produksi hormon, dan merangsang produksi dopamine nan sangat memengaruhi suasana hati anak. Semakin sering seorang anak melakukan aktivitas fisik maka akan semakin berkembang otaknya dan semakin cerdas pula dirinya.



Makanan nan Menjadikan Anak Cerdas

Anak menjadi cerdas tak selamanya berdasarkan dari apa nan dipelajari dan dikenalnya. Banyak faktor nan memengaruhi anak cerdas atau tidak, salah satunya ialah asupan makanan. Apa saja jenis makanan nan dapat menambah kecerdasan anak? Berikut beberapa jenis makanan nan bisa mencerdaskan anak.

  1. Salmon. Ikan salmon mengandung asam lemak omega 3 nan memiliki peranan krusial dalam pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak anak. Mereka nan mengonsumsi omega 3 ini akan memiliki pikiran nan lebih tajam dan menjadi lebih cerdas.
  2. Selai Kacang. Selai kacang mengandung vitamin E nan merupakan antioksidan pelindung membran-membran sel saraf. Bersama-sama dengan vitamin dan thiamine, vitamin E ini akan membantu otak dan sistem saraf pada tubuh buat menghasilkan energi.
  3. Telur. Telur ialah sumber protein nan sangat murah. Bagian kuning telur mengandung zat kolin nan bisa membantu perkembangan memori dan daya ingat. Anak cerdas memiliki memori dan daya ingat nan sangat kuat sehingga mereka bisa mengingat lebih banyak apa nan sudah mereka pelajari.
  4. Berry. Buah-buahan berwarna ini jika semakin kuat warnanya maka akan semakin banyak nutrisi nan di kandungnya bagi pembentukan anak cerdas. Berry termasuk di dalamnya strawberry, cherry, bluberry, dan blackberry mengandung antioksidan kadar tinggi terutama vitamin C nan berfungsi buat mencegah kanker. Bahkan biji pada buah berry ini juga mengandung lemak omega 3 nan membantu memperbaiki fungsi daya ingat pada anak cerdas.
  5. Gandum Murni. Kemampuan nan dimiliki gandum ialah membantu divestasi glukosa dalam tubuh serta mengandum vitamin B nan berguna buat memelihara sistem saraf pada tubuh anak.
  6. Sayuran Berwarna. Sayuran berwarna, seperti ubi jalar, labu, wortel, bayam merah, dan tomat merupakan sayuran nan memiliki nutrisi nan tinggi dan kaya akan antioksidan nan membantu penguatan sel-sel otak. Sel-sel otak nan kuat akan membantu anak cerdas dalam berpikir dan mengingat berbagai hal nan dipelajarinya.
  7. Susu. Dalam empat sehat lima paripurna nan sering kita dengar, susu memegang peranan nan sangat krusial dalam pemenuhan kebutuhan protein dan vitamin B bagi anak. Protein dan vitamin B tersebut sangat berperan pada pertumbuhan jaringan otak serta sebagai sumber energi bagi otak.
  8. Daging Sapi Tanpa Lemak. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber zat besi nan esensial dalam memberikan tambahan energi pada anak sehingga anak menjadi lebih mudah berkonsentrasi.

Dengan uraian di atas rasanya tak sulit lagi bagi para orang tua nan menginginkan anak-anaknya tumbuh cerdas. Siapa saja sekarang ini bisa menciptakan anak-anak cerdas, walaupun pada kenyataannya, orang tuanya tak memiliki kecerdasan nan tinggi.