Demokrasi

Demokrasi

Momen runtuhnya Tembok Berlin dipandang sebagai era baru. Global tak akan terbagi dalam jurang sempit. Amerika dan Rusia. Perang Dingin segera berlalu. Politik komunisme perlahan sirna. Cina nan menganut sosialisme pun mulai membuka diri sejak era Den Xiaoping, 1978. Macam- macam sistem politik di global kian melebur (fusi).

Sistem politik campuran (mix) jadi pilihan alternatif. Global memandang setiap sistem politik memiliki keunggulan dan kelemahan. Tidak ada nan 100 persen sahih dan tak ada nan 100 persen keliru.



Mempelajari Melalu Ilmu Politik Komparasi

Comparative politic, juga disebut ilmu perbandingan pemerintah, menjelaskan metode penelitian ilmiah di bidang ilmu politik. Seperti namanya, politik komparatif membandingkan dua atau lebih negara dan upaya buat menarik konklusi berdasarkan perbandingan tersebut.

ilmuwan Politik bisa membandingkan satu atau beberapa aspek, seperti kemakmuran ekonomi, taraf pendidikan dan pekerjaan. Metode komparatif ini mirip dengan metode ilmiah dalam ilmu fisika sebab berusaha buat membangun interaksi realitas antara variabel.

Ilmu sosial dan politik berbeda dengan ilmu fisika dalam metode pengujian nan tersedia bagi mereka. Dalam ilmu fisika, peneliti bisa melakukan studi terkontrol di laboratorium di mana variabel penelitian bisa dimanipulasi.

Sebaliknya, ilmu sosial bergantung pada pengamatan dan interpretasi data sosial dan pemerintah nan tersedia, tak ada manipulasi langsung dari variabel ialah mungkin.

Perbandingan politik menggambarkan metode pengujian hipotesis dengan menetapkan variabel dependen dan independen, mirip dengan metode ilmiah dari ilmu fisika. Dengan mengamati korelasi, ilmuwan politik kemudian berusaha buat mengkonfirmasi atau mengesampingkan interaksi sebab-akibat, tergantung pada apakah data nan tersedia mendukung atau bertentangan dengan hipotesis.

Contoh nan paling akrab metode komparatif melibatkan membandingkan berbagai bentuk pemerintahan dan bermacam sistem politiknya di berbagai negara, dan seberapa efektif mereka di daerah-daerah eksklusif pembangunan sosial dan ekonomi.

Ilmuwan sosial dan filsuf telah menggunakan variasi dari metode studi perbandingan sepanjang sejarah. Aristoteles dibandingkan dan dikontraskan jenis pemerintahan nan berbeda dalam karyanya berjudul The Politics.

Alexis de Toqueville juga menggunakan studi politik komparatif dalam karyanya “Demokrasi di Amerika”, nan meneliti perbedaan makna pemerintah Amerika Perkumpulan pada saat konsepsi, dan membandingkannya dengan pemerintah Inggris dan Perancis. Ilmuwan sosial lainnya nan telah memberikan kontribusi signifikan terhadap bidang politik komparatif termasuk Anthony Downs, Max Weber, dan Giovanni Sartori.



Fenomena Cina

Kita ambil contoh mengenai disparitas politik. Yakni, bangkitnya Cina sebagai raksasa ekonomi dunia, kedua setelah AS, membuat Cina disegani global internasional. Cina sukses mencampur sosialisme dengan kapitalisme. Cina tak latah dengan market capitalism. Cina menerapkan state capitalism . Peran negara masih leluasa mengintervensi. Cina kini jadi role model bagi negara berkembang.

Sistem politik Cina menyokong penuh ekonomi. Partai nan berkuasa di sana mengontrol sepenuhnya arah negara. Para pemimpin politik Cina rutin menggelar kedap akbar. Persis seperti masa Orba. Merancang arah pembangunan buat 5 tahun ke depan (mirip Repelita). Koruptor dihukum wafat sehingga konduite korup dapat dikurangi.



Demokrasi

Sistem politik nan jadi idola kini adalah demokrasi dan kapitalisme. Margareth Thatcer mengatakan, “ There is no alternative ”. Iron lady ini mengajurkan demokrasi dipakai di setiap negara. Demokrasi ialah pilihan tepat bagi dunia. Namun, pertentangan demokrasi sering mengiringi. Demokrasi AS terlanjur dicap over capitalism . Kelewat liberal dan free market .

Sementara itu, negara transisi ke demokrasi masih belum stabil. Akibatnya, kebebasan direngkuh, tetapi kesejahteraan nihil. Sistem politik nan sempat jadi rival ialah demokrasi dan komunisme. Namun, ideologi ini kini mulai sirna. Global mulai pragmatis. National interest ialah tujuan utama.

Apapun ideologinya, sepanjang memenuhi tujuan, dapat dilakukan. Demokrasi, komunisme, dan sebagainya, ialah alat. Bukan tujuan. Fase ini nan tengah dialami pemimpin politik dunia. Sistem politik bercampur. Melebur macam-macam sistem politik nan ada.



Politik Dunia

Sistem politik di global akan seiring sejalan dengan sistem ekonomi. Politik sekarang harus kompatibel dengan ekonomi. Ekonomi ialah indikator krusial dalam pemenuhan tujuan. Kesejahteraan dan kebebasan tak dapat dipisahkan. Negara kesejahteraan ( welfare state ) merupakan alternatif lain, selain sistem politik Cina.

Negara kesejahteraan fokus pada peningkatan kualitas hayati publik. Namun, hingar-bingar sistem politik macam ini belum terdengar luas. Cina sekarang masih memimpin di dunia. Peleburan sistem ekonomi politik nan dikembangkan sukses menggeser pengaruh AS hampir di setiap lini.



Perbedaan Sistem Berimbas pada Disparitas Filosofi Politik

Suatu filsafat politik ialah konsep dimana seseorang atau sekelompok orang mengadopsi sudut pandang spesifik mengenai tugas dari pemerintah dan cara berinteraksi dengan penduduk suatu wilayah negara, negara bagian atau lokal.

Beberapa isu primer penawaran filsafat politik dengan ialah hak individu, masalah hukum, dan hak milik. Konsep lain mungkin termasuk hak pilih dan kesetaraan holistik anggota masyarakat. Sedangkan pertanyaan filosofis dasar berhubungan langsung dengan konsep, prinsip-prinsip ini bisa menciptakan pergolakan sosial dalam bentuk revolusi atau pemberontakan.

Dan semua ini bisa berasal dari ide-ide sederhana dibahas dalam karya sastra atau peristiwa besar seperti agresi teroris atau kemartiran pejuang kemerdekaan.

Keterkaitan konsep filsafat politik dengan ideologi atau bermacam sistem politik ialah baku nan diatur pemerintah. Filsafat terkemuka banyak melalui sejarah termasuk feodalisme, monarki dan oligarki.

Contoh modern nya ialah demokrasi, komunisme dan libertarianisme. Gerakan tambahan dalam negara-negara dan negara juga dikatakan buat mewakili filsafat politik. Contoh termasuk feminisme dan gerakan lesbian-gay-biseksual-transeksual.

Salah satu titik fokus primer dari filsafat politik ialah ide panarchism. Hal ini menyatakan bahwa seseorang memiliki hak buat memasuki atau meninggalkan segala bentuk pemerintah dan yurisdiksi di mana keinginan rakyat banyak dibebaskan berdasarkan suatu kondisi nan dinamakan empowering : atau perwujudan konkret kekuatan.

Konsep lain nan primer ialah masalah progresivisme, kesamaan bergerak masyarakat maju menggunakan reformasi terhadap perubahan lembaga. Ini pada dasarnya ialah antitesis dari mereka nan fokus pada menjaga status quo utuh dan sesekali menanggapi peristiwa baru dengan cara reaksioner.

Salah satu faktor krusial dalam filsafat politik sepanjang sejarah telah posisi media politik. Sejak jaman dahulu, berbagai penulis dan pembicara telah bekerja buat mendorong wacana politik. Di zaman modern, hal ini telah menjadi sebuah industri didasarkan pada surat kabar, majalah, televisi dan film nan dirancang buat membantu merangsang diskusi politik.

Sepanjang sejarah, bagaimanapun, media ini juga telah digunakan buat memindahkan filsafat holistik dalam arah nan dipilihnya tersebut. Hal ini juga bisa digunakan buat membuat uang buat perusahaan atau individu nan terlibat.

Filsafat politik juga sangat terkait dengan sosiologi. Para ilmuwan penelitian cara nan berbeda di mana masyarakat mengubah dinamika mengenai sikap politik dan alasan mereka melakukannya. Pengamatan bisa dibuat nan menunjukkan berbagai aktivitas dan struktur dalam masyarakat nan secara langsung berhubungan dengan perubahan dinamika filsafat.

Banyak dari perubahan ini kemudian menyebabkan banyak perubahan, menciptakan lingkungan nan monoton dan evolusi dalam macam macam sistem politik.