Harga pempek Palembang

Harga pempek Palembang

Rendang telah menjadi makanan terlezat di dunia. Sambal dan nasi goreng telah pula dikenal oleh masyarakat internasional. Pempek Palembang memang belum seterkenal itu. Tapi, kelezatan dan kenikmatan makan pempek palembang tak dapat disamakan dengan makan makanan lezat lainnya.

Kalau orang Yogyakarta dapat saja tak makan gudeg setiap hari atau orang Jakarta tak makan soto Betawi setiap hari sebab mungkin bosan dan ingin berganti selera. Tapi, sporadis ada orang Palembang nan tak makan pempek setiap hari. Dengan kata lain, pempek itu sudah menjadi makanan pokok bagi orang Palembang.

Cuko sebutan buat sebutan kuah teman makan pempek dapat membuat orang terlena dan akan makanpempek palembanglagi dan lagi. Rasa cuko nan begitu khas dan lezat itu akan membuat otak aktif dan pekerjaan akan selesai dengan sendirinya tanpa terasa. Sensasi makan pempek palembang dengan cukonya ini memang sangat luar biasa.

Apalagi kalau adonan ikan dan sagu sebagai bahan dasar pembuatan pempek palembang itu diolah sedemikian rupa oleh tangan orang nan telah sangat pakar dan sudah sangat terkenal dengan kelezatan pempek buatannya, satu dua buah pempek palembang tak akan cukup melengkapi pasokan nan dibutuhkan oleh otak dan perut.

Mengapa kelezatan pempek palembang tak hanya mempengaruhi perut, tapi juga otak? Ikan Tenggiri, Ikan Gabus, Ikan Belida nan dipakai buat membuat campuran pempek Palembang tersebut akan membuat otak semakin cerdas sebab mengandung vitamin dan protein nan tinggi. Sedangkan tepung sagu nan dipakai agar ikan nan sudah digiling dapat dibuat pempek mampu mengenyangkan perut buat waktu nan agak lama.

Cuka nan terbuat dari bawang putih, gula merah, cabe, asam jawa, udang kering, dan bumbu misteri lainnya (lain pembuat pempek, lain bumbu rahasia) akan membuat pikiran segar sebab rasa asam, manis, pedas, harum bawang putih bercampur rata menjadi satu kesatuan nan begitu sempurna. Belum lagi potongan ketimun nan akan semakin membuat makan pempek palembang tidak terlupakan.



Jenis-jenis Pempek Palembang

Inilah salah satu kreativitas orang Palembang nan membuat makan pempek palembang tak akan dan tak akan pernah membosankan. Majemuk jenis pempek palembang dan turunannya, seperti model, tekwan, celimpungan, laksa, akan selalu mampu membuat orang Palembang dan orang-orang nan sudah pernah mencicipi pempek palembang akan makan dan makan pempek palembang lagi.

Tekwan ialah turunan pempek palembang nan dibuat dengan potongan kecil-kecil. Kuah tekwan bukanlah cuko walaupun cuko dapat juga menjadi campuran kuah tekwan. Bahan dasar nan digunakan buat membuat tekwan, sama dengan bahan pembuatan pempek palembang – ikan dan tepung.

Rasa kuah tekwan nan kurang lebih seperti rasa sup dengan tambahan bumbu-bumbu lainya, seperti potongan bengkoang, kembang sedap malam, bihun, dan taburan bawnag merah goreng, membuat tekwan sangat tepat dimakan pada saat hujan turun.

Model nan tak terlalu beda dengan tekwan juga menjadi santapan nan pas di tengah cuaca dingin. Tapi, kalaupun ingin makan model nan dibuat seperti pempek pelembang bulat berukuran agak sedikit lebih besar dari bola tenis ini sewaktu siang hari panas, juga tak menjadi masalah.

Model tersebut berisi tahu nan akan dipotong-potong dan diberi kuah khas model. Rasa kuahnya hampir mirip dengan kuah tekwan. Paling hanya dikurang satu dua buah jenis bumbu dapur. Sedapnya kuah model ini akan mempengaruhi rasa model nan sesungguhnya sama dengan pempek palembang lainnya.

Adaan ialah jenis pempek palembang yang diberi bumbu dan diberi daun bawang dalam pembuatannya. Sedangkan pempek lenggang ialah jenis pempek palembang nan dipanggang dengan balutan telur. Cara memanggangnya pun cukup unik. Adonan pempek dicampur dengan telur lalu dimasukkan ke dalam wadah nan terbuat dari daun pisang nan dibuat seperti mangkok.

Rasa telur dan rasa adonan pempek palembang nan khas, membuat pempek lenggang enak dimakan walaupun tak menggunakan cuko. Pempek lenggang ini bagus juga buat sarapan dan bekal anak ke sekolah.Pempek panggang ialah jenis pempek palembang nan juga dipanggang. Tapi pempek panggang ini tak dicampur dengan telur.

Adonan nan dipakai hanya adonan dasar pembuatan pempek palembang, yaitu ikan dan tepung sagu. Lalu, dipanggang dan ketika sudah masak, pempek dibelah separuh buat memasukkan cabe, udang kering, dan kecap. Inilah karakteristik khas cara makan pempek panggang. Tapi, kalau pun ingin makan pempek panggang dengan cuko, juga tak jadi masalah.

Otak-otak ialah turunan pempek Palembang nan dibungkus dengan daun pisang lalu dipanggang. Bentuknya nan pipih membuat makan 10 buah otak-otak tak akan terlalu membuat perut kenyang. Selain otak-otak, turunan pempek Palembang lainnya ialah laksa dan celimpungan. Bentuk laksa seperti dadu berukuran 5 cm sedangkan celimpungan dibuat agak bulat.

Kedua jenis turunan pempek Palembang ini dimakan dengan kuah bersantan. Kalau laksa, kuahnya agak pedas dan berwarna kemerahan, kuah celimpungan gurih. Lasa dan celimpungan ini sangat tepat disuguhkan ketika sore hari atau siang hari. Tapi banyak juga nan memakannya ketika pagi hari terutama pagi hari Minggu setelah berolah raga pagi.

Jenis pempek palembang nan sudah cukup terkenal, seperti pempek lenjer, kapal selam, pempek kapal selam kecik, pempek kulit, pempek tahu, hanya berbeda bentuk dan rasa sedikit. Hal ini sebab bahan pembuatan pempek nan sama. Untuk pempek kulit dengan rona nan agak hitam, terbuat dari kulit ikan.

Kalau makan pempek kulit ini terkadang masih ada tulang ikan kecil nan akan membuat sensasi memakannya semakin menggoyangkan lidah. Pempek tahu, isinya tahu. Kalau pempek pistel, isinya ialah rajangan pepaya muda nan ditumis dengan bumbu tertentu. Rasa pempek pistel ini tidak kalah lezat dengan rasa pempek palembang lainnya.

Ukuran pempek kapal selam memang agak lebih besar dari ukuran pempek palembang biasa. Isi pempek kapal selam ialah sebuah telur rebus utuh. Jadi, kalau sudah makan pempek kapal selam satu, rasanya sudah membuat cacing-cacing dalam perut berhenti bermain orkestra.

Pempek lenjer nan berbentuk panjang biasanya dapat juga dibuat tekwan dengan cara memotongnya kecil-kecil. Kalau buat oleh-oleh, biasanya pempek lenjer ini dibuat dengan ukuran hingga 20 cm dengan diameter 3 – 4 cm, tergantung selera. Pembuatan kemplang palembang nan terkenal dengan kegurihannya itu pun dibuat dari pempek lenjer nan dipotong pipih lalu dijemur sebelum dipanggang atau digoreng.

Ada lagi pempek Palembang nan dinamakan pempek dos. Pempek dos ini biasanya tak diberi ikan. Begitu pun dengan pempek gandum. Pempek gandum biasanya hanya dibuat dari gandum dan telur saja. Tapi cuko tetap menajdi teman nan tak terpisahkan dari jenis pempek palembang apapun. Beragamnya jenis pempek Palembang tersebut telah membuat makan pempek Palembang terasa tidak ada bosannya.



Harga pempek Palembang

Harga pempek Palembang cukup beragam, mulai dari Rp1000 – Rp5000 per buahnya. Itu buat pempek palembang seperti pempek lenjer, kapal selam kecik, pempek panggang, otak-otak, pempek tahu, pempek kulit. Untuk pempek kapal selam besar, harganya Rp5000 – Rp8000.

Untuk pempek lenggang, harganya Rp8000.Hal ini sebab ada campuran telur dan harga cetakan pembuatan pempek lenggang tersebut. Sedangkan harga model, tekwan, celimpungan, dan laksa, biasanya hanya bekisar pada harga Rp4000 – Rp10.000, tergantung pada jenis ikan nan dipergunakan. Namun nan pasti, harga seporsi pempek palembang masih sangat terjangkau oleh semua kalangan.