Pasar Tradisional Sebagai Pariwisata Budaya

Pasar Tradisional Sebagai Pariwisata Budaya

Ilmu Sosiologi mempelajari tentang masyarakat dan semua hal nan berhubungan dengan kemasyarakatan. Ilmu Psikologi juga memahami manusia. Hubungannya dengan pariwisata budaya ialah bahwa dengan memahami ilmu Sosiologi dan Psikologi, maka kegiatan pariwisata budaya akan semakin menarik dan lebih bermakna.

Pariwisata budaya ialah salah satu jenis pariwisata nan membutuhkan ketertarikan spesifik pada bidang spesifik juga, dalam hal ini budaya. Beragamnya budaya nan ada di Indonesia membuat orang luar ingin tahu dan mendalami latar belakang dan keterkaitan antara budaya satu dengan budaya lainnya. Bagi para pemula, buat lebih mengetahui kebudayaan eksklusif dari daerah tertentu, sebaiknya mengunjungi desa wisata.

Desa wisata biasanya sudah disiapkan buat menyambut para pelancong sehingga ilmu dan pengetahuan nan didapatkan akan lebih banyak dibandingkan bila harus mengamati suatu budaya di daerah eksklusif dalam waktu nan lama. Lain bila tujuan wisata budaya tersebut buat mendapatkan informasi sealami mungkin dari pengamatan secara langsung tanpa diatur oleh agen wisata.



Keuntungan Melakukan Pariwisata Budaya

Sebelum berkunjung ke suatu daerah, sebaiknya carilah tahu tentang daerah tersebut walaupun sedikit. Pengetahuan ini akan membuat Anda semakin mengerti dan akan membuat Anda banyak bertanya sebab ingin mencocokan informasi nan sudah didapatkan dan fenomena nan ada di lapangan. Ilmu sosiologi nan dimiliki akan membuat cara pandang dan pemahaman tentang suatu budaya akan semakin baik. Laba nan didapat dari pariwisata budaya ini, antara lain:

1. Perbandingan gaya hidup.

Dengan melakukan pariwisata budaya maka Anda dapat memahami gaya hayati antara masyarakat pedesaan dengan masyarakat perkotaan. Masyarakat kota atau masyarakat modern memiliki interaksi nan kurang akrab dengan tetangga apalagi dengan masyarakat dalam satu RT dan RW. Bahkan mereka tak mengenal nama tetangga sebelah rumahnya. Masyarakat kota kebanyakan hanya sibuk dengan aktifitas mencari kekayaan dan kedudukan, melihat hal nan seperti ini tentunya membuat pikiran Anda semakin stres maka tak salahnya Anda melakukan pariwisata budaya buat mengenal lebih jauh gaya hayati masyarakat pedesaan.

Masyarakat pedesaan terkenal dengan sikap ramah dan tamah terhadap setiap tamu nan berkunjung ke desa dan rumahnya. Mereka selalu menyapa setiap orang nan ditemuinya di jalan tanpa memandang latar belakang orang nan ditemuinya. Sikap mereka terhadap kehidupan masih mencerminkan sikap merima dan bersyukur terhadap pemberian dari Yang Maha Pemberi Rizki.

2. Belajar melihat kehidupan nan lain dan cara orang lain menghadapi hidupnya.

Kehidupan orang nan tak terkena arus globalisasi sangatlah baik buat dipelajari dan diambil manfaatnya. Masyarakat nan masih memegang budaya nan baik akan mempunyai karakteristik unik dalam mengatasi masalah nan datang pada kehidupannya. Bila Anda lihat di perkotaan banyak orang menjadi stres dan gila sebab menghadapi beban hayati nan berat, akan tetapi masyarakat pedesaan tak akan sampai pada kondisi psikologi nan parah ketika menghadapi masalah nan besar, misalnya stres dan gila.

Masyarakat pedesaan selalu menatap ke depan dengan penuh optimis bahwa setiap persoalan hayati ada solusinya bila dipikirkan secara mendalam dan dalam keadaan tenang. Tidak perlu gusar dan terburu-buru dalam mengambil tindakan itulah prinsip orang pedesaan. Bila pun mereka mengalami kegagalan maka mereka akan bertawakkal kepada Allah Swt. Berusaha, berdoa dan bertawakkal ialah cara terbaik buat menghadapi hayati nan semakin sulit dan keras sekarang ini.

3. Rasa syukur nan lebih mendalam terutama bila mengunjungi desa wisata nan masih sangat sederhana.

Desa wisata memiliki masyarakat nan bisa dicontoh dalam hal rasa syukur kepada pemberian Allah Swt. Desa wisata nan masih sangat sederhana memiliki peradaban nan tertinggal jauh dari peradaban masyarakat perkotaan.

Anda mungkin akan kaget bila melihat mereka bekerja hanya dalam waktu 1-3 jam sehari dalam menghidupi keluarga mereka. Mereka tak perlu risau terhadap rizki nan datang pada hari-hari berikutnya, berkerja buat hari ini ialah kalimat simple tetapi bermakna. Bila mereka menginginkan makan ikan maka mereka akan menangkap ikan di sungai dengan jumlah kebutuhan hari itu juga, mereka tak akan menangkap dalam jumlah besar seperti perusahaan atau nelayan besar. Sikap nan dikembang masyarakat desa nan masih sederhana membuat lingkungan mereka tetap lestari. Lingkungan dan eksistem hayati tetap terjga dan tak mengalami kerusakan parah dampak tangan-tangan manusia bejat dan jahat.

4. Batu loncatan buat berbisnis.

Tidak dipungkiri bahwa banyak pengusaha nan menjadikan ajang pariwisata budaya nan jalaninya menjadi penghubung denga rekanan bisnis di pedesaan. Desa wisata biasanya mempunyai produk nan khas. Produk khas itu dapat berupa makanan dan barang jadi seperti ukir-ukiran, ayaman dan lainnya.

Pengusaha nan berkunjung ke toko khas oleh-oleh daerah akan membuat sebuah ikatan bisnis dengan pemilik toko. Mereka saling memberikan alamat dan nomor kontak agar ke depan dapat menjadi interaksi bisnis nan lebih praktis, mulai dari order barang sampai kepada pengembangan usaha produk khas daerah tersebut. Misalnya bila Anda berkunjung ke pulau bali maka di loka itu akan ada berbagai toko dan pedagang nan menjual ukir-ukiran khas daerah Bali, jika Anda berminat ke jenjang bisnis maka lakukan pembicaraan dengan pemilik toko atau pedangan tentang keinginan Anda tersebut. Mereka biasanya akan menyambut dengan antusias keinginan tersebut.

5. Ekskavasi ide dan pengembangan ide terutama bagi para penulis dan pekerja seni.

Anda tak puas dengan tulisan nan sedang Anda kerjakan sebab tak ada ide kreatif dan segar nan muncul dari otak. Akan lebih baik bila Anda melakukan pariwisata budaya buat menenangkan dan menyegarkan pikiran ke loka nan lebih sejuk, tentram dan damai.

Di desa pariwisata nan masih asri Anda akan dimanjakan dengan pemandangan nan latif di mata. Pohon-pohon besar masi tegak menjulang memberikan oksigen nan segar buat dihirup, sawah-sawah nan terbentang luas memberikan suasanan nan damai di hati Anda. Dengan keadaan seperti itu maka mendapatkan ide kreatif akan lebih mudah. Apabila Anda menulis dan membuat karya seni nan berhubungan dengan suasana lingkungan hayati maka buat membuatya lebih paripurna akan lebih mudah sebab Anda langsung dapat mengindera faktanya.

Memupuk rasa simpati dan ikut merasakan kepada orang lain, terutama bagi anak-anak. Pengalaman mengunjungi desa wisata nan masih sangat jauh dari global modernitas akan membuat mereka lebih bersimpati dan berempati kepada orang lain.



Desa Wisata Sebagai Loka Pariwisata Budaya di Indonesia

Hampir setiap daerah mempunyai desa wisata. Apalagi bila mengunjungi loka wisata utama, seperti Yogyakarta dan Bali. Desa wisata dapat ditemui di banyak tempat. Keunggulan setiap desa wisata tersebut pun berbeda-beda.

Ada nan berfokus pada pembuatan batik, tempe, tahu, kerajinan perak, kerajinan makanan tradisional, tari-tarian, dan pola kehidupan petani. Ada juga nan berfokus pada arsitektur bangunan dan pendidikan dengan pola tradisional nan sering terdapat di berbagai pesantren di seluruh pelosok negeri.

Bila akan melakukan pariwisata budaya, tentukan dulu fokus nan akan menjadi tujuan melancong ke suatu daerah. Bila fokus dan tujuan ini tak ditentukan di awal, maka sering kali berlibur ke loka budaya tak memberikan hasil pelajaran nan maksimal.

Kunjungan nan hanya sehari juga belum dapat memberikan citra nan utuh tentang budaya dan kebudayaan di suatu tempat. Minimal luangkan waktu tiga hari buat tinggal di suatu daerah. Waktu 72 jam tersebut sudah lumayan dapat memberikan sedikit citra akan pesona alam dan konduite masyarakat sekitar.



Pasar Tradisional Sebagai Pariwisata Budaya

Pasar tradisional akan membawa suasana liburan nan berbeda. Di pasar tradisional inilah akan ditemui cara masyarakat sekitar berdagang dan berinteraksi. Selain itu, makanan khas daerah tersebut juga akan lebih mudah didapat. Tentunya dengan ragam pilihan nan banyak. Selain sebagai oleh-oleh, makanan khas tersebut juga sebagai tambahan pengetahuan cita rasa masakan Anda. Dengan berbagai perbedaan makna kedaerahan tersebut maka pasar tradisional merupakan pariwisata budaya nan masih tetap dapat kita temui di berbagai daerah terutama pada pulau Sumatera dan kalimantan.

Pariwisata budaya bisa memberikan berbagai laba bagi Anda. Sebentar lagi ada musim libur kerja sebab akan datang bulan Syawal maka anda dapat mengajak keluarga berwisata ke loka wisata budaya di kota terdekat.