Wana Wisata di Medan

Wana Wisata di Medan

Hari libur ialah hari nan paling tepat buat berwisata ke Kota Medan. Namun kita membutuhkan sebuah peta Kota Medan terbaru agar tak tersesat ketika sudah sampai di kota ini. Meskipun terkesan sepele tetapi hadirnya peta sunggulah krusial agar perjalanan wisata menjadi lebih efektif.



Berlibur ke Medan

Kota Medan ialah kota terbesar di Pulau Sumatera dan menjadi salah satu tujuan loka berlibur orang Indonesia. Kota ini menjadi pintu gerbang Indonesia di wilayah barat dan menjadi jalur masuk para wisatawan mengunjugi objek wisata di Sumatera Utara. Variasi loka wisata mulai dari wisata alam, wisata, sejarah, wisata, religi , hingga wisata modern sangat menarik buat dikunjungi.

Salah satu daya tarik Kota Medan ialah danau terluas di Indonesia yaitu danau Toba nan sudah dikenal khalayak. Objek wisata Brastagi di dataran tinggi Karo dan objek wisata orang utan di bukit Lawang ialah penawaran lain bagi para pelancong. Untuk merencanakan liburan ke kota nan dijuluki Kota Deli ini, dibutuhkan persiapan sebelum benar-benar datang kesana.

Pertama harus memikirkan pilihan jenis transportasi nan akan digunakan buat mencapai Kota Medan Hal disesuaikan dengan aturan dana nan dipersiapkan buat alokasi transportasi. Perjalanan kesana bisa ditempuh melalui jalur darat menggunakan bus trans Sumatera, jalur bahari menggunakan kapal, dan jalur udara naik pesawat terbang. Kebanyakan orang memilih perjalanan dengan pesawat sebab dari segi waktu lebih singkat daripada naik bus atau kapal.

Hal kedua nan harus dipikirkan secara tepat ialah waktu agar suasana tenang dan nyaman bisa dirasakan secara puas. Sebagai ibukota Propinsi Sumatera Utara, kota medan ramai dengan aktivitas penduduk metropolis. Berkunjung pada waktu musim liburan akan ditemui suasana penuh hiruk pikuk sebaliknya kunjungan diluar musim liburan seperti akhir pekan atau hari libur nasional suasana lebih kondusif.

Ketiga, tak kalah krusial ialah menentukan loka penginapan apabila tak mempunyai kerabat atau teman nan disinggahi selama di Medan. Loka menginap berupa losmen, hotel kelas melati, dan hostel bisa anda temukan dengan harga 50 ribu per malam berada dibelakan Masjid Raya Medan. Untuk kenyamanan nan lebih memuaskan terdapat beberapa hotel mewah nan berada di pusat kota.

Ketiga aspek tersebut masih harus ditunjang dengan informasi pola kehidupan nan berkembang di kota Medan. Jalanan padat kendaraan menyebabkan suara bising klakson cukup sering terdengar sahut menyahut merupakan pemandangan jamak. Maka tak mengherankan apabila penduduk setempat sering berbicara dengan suara lantang dan nada kencang.

Kondisi cuaca kota Medan merupakan informasi krusial buat diketahui agar perlengkapan perawatan tubuh tak tertinggal. Kota ini dikenal memiliki cuaca panas sehingga persediaan tabir surya harus sudah masuk didalam tas. Tabir surya diperuntukkan bagi sekujur tubuh agar terlindung dari sengatan matahari secara langsung.

Peralatan vital berikutnya adalah peta kota medan terbaru sebagai penunjuk jalan menuju lokasi nan dikehendaki. Peta membantu mencari jalan alternatif menghindari jalan besar nan padat dengan kendaraan. Hal ini perlu disiasati agar waktu tak terbuang percuma dijalan sehingga mengurangi waktu menikmati liburan dan beristirahat.



Wana Wisata di Medan

Pada peta Kota Medan terbaru , terdapat pula lokasi tujuan wisata harus disusun secara terencana. Hal ini bertujuan, agar waktu perjalanan lebih efisien dan semua lokasi dijangkau secara efektif. Berikut ini beberapa loka nan direkomendasikan buat dikunjungi.



• Istana Maimun

Sebuah peninggalan kerajaan Deli berupa istana megah berwarna kuning dengan majemuk koleksi nan tersimpan rapi dan utuh. Lokasi istana Maimun berada di Kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun berada di tepi jalan Brigjen Katamso mudah diakses dengan berbagai wahana transportasi umum. Didalam istana masih bisa ditemukan foto Sultan dan singgasana nan mewah. Pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar lima ribu buat menikmati pemandangan Istana Maimun.



• Masjid Raya Medan

Setelah puas menelusuri Istana Maimun selanjutnya menuju ke sebuah bangunan ibadah umat muslim nan telah berdiri sejak tanggal 21 Agustus 1906. Jeda Masjid Raya Medan dari Istana Maimun nan berkisar antara 200 meter memudahkan pengunjung menjangkaunya dengan berjalan kaki. Masjid ini juga dikenal dengan sebutan Masjid Raya Al Mashun, berbentuk octagonal dengan lima kubah berwarna putih semakin mengesankan buat didatangi.



• Danau Linting

Selai danau Toba, kota Medan memiliki danau lain nan unik bernama danau Linting. Karakteristik khas danau ini airnya berwarna hijau dan biru serta dikelilingi batuan cadas. Danau nan terletak di Desa Sibunga-bunga Hilir, banyak terdapat pohon berakar panjang disekitarnya membuat suasana semakin sejuk.



• Air Terjun Tongging

Tempat wisata ini menawarkan estetika air nan jatuh dari ketinggian 120 meter dengan sorotan cahaya matahari. Ditambah lagi dengan pemandangan danau Toba maka obyek wisata ini wajib dikunjungi. Salah satu tantangan nan disediakan di Air Terjun Tongging adalah turun kedasar air terjun melalui anak tangga sebanyak 1000 buah dan jalan berliku nan hanya bisa diakses denga berjalan kaki.



• Sibayak

Bagi penjelajah nan menyukai wisata gunung bisa mencoba mendaki gunung Sibayak. Gunung berapi ini memiliki nama lain yaitu gunung Raja. Akses dari kota Medan nan berjalak sekitar 2 jam lebih dari Medan bisa ditempuh dengan bus. Pemandangan primer dari gunung adalah perkampungan penduduk di sekitarnya.



• Asam Kumbang Medan

Tempat penangkaran buaya ini menyimpan ribuan ekor buaya didalam rawa protesis dan
kolam-kolam nan menjadi habitat aslnya. Taman Buaya Asam Kumbang mudah dijangkau dengan transportasi umum. Taman Buaya Asam Kumbang mudah ditemukan sebab biaya masuk taman dikenakan biaya sebesar 5000.



• Rahmad Gallery

Rahmat gallery ialah wisata satwa dengan koleksi spesies sebanyak 1000 jenis. Museum Rahmat terdapat koleksi hewan sebanyak 1000 jenis spesies. Lokasi Museum Satwa Internasional Rahmat di Jl. S. Parman Medan dengan harga tiket masuk Rahmat Gallery sebesar Rp25.000 buat dewasa.
Didalamnya banyak hewan diawetkan dan ditaruh secara rapi sebagai bagian dari pendalaman ilmu satwa bagi para pengunduran diri.



• Kampung Keling/Kampung Madras Medan

Kampung ini sekarang disebut dengan istilah kampong Madras sebagai simbol keberadaan penduduk India nan besar. Didalam kawasan kampung terdapat sebuah kuil unik berwarna kuning keemasan.



• Tjong Afie

Sebuah rumah tua peninggalan keluarga Tjong Afie terletak di jalan Ahmad Yani Kesawan Medan. Desain rumah merupakan perpaduan antara budaya Tionghoa Melayu dengan Eropa menawarkan pengetahuan tentang sejarah kehidupan, gabungan dua budaya, dan peninggalan bersejarah seperti lukisan dan perabot rumah tangga.



• Air Terjun dan Telaga Dwi Rona Sibolangit

Wana wisata ini bisa ditempuh dengan sepeda motor atau bus dalam waktu kira-kira 2 jam perjalanan. Telaga Dwi Rona berada didalam hutan Sibolangit memiliki air berwarna biru dan dingin sementara disisi lainnya terdapat air terjun hangat dengan air berwarna putih. Akses menuju Telaga Dwi Rona ditempuh dengan berjalan kaki selama 3 jam dari taman wisata Sibolangit.

Jarak tempuh nan cukup jauh namun tak akan begitu terasa sebab pemandangan pegunungan indah. Wisata telaga ini masih tergolong tersembunyi sehingga diperlukan seorang pemandu wisata buat menyusuri hutan agar tak tersesat. Tentunya loka nan sinkron bagi penjelajah buat mendirikan camp bermalam.



• Bukit Lawang

Bukit lawang berjarak 80 kilometer dari kota Medan ditempuh melalui Binjai merupakan loka bermukim orang utan. Letak bukit Lawang berada di Taman Leuser banyak dikunjungi wisatawan asing nan tertarik menjelajah hutan liar Sumatera. Di taman Leuser terdapat sungai Bahorok dan jembatan besar nan menjadi jalan menikmati suasana pedesaan dan hutan.



• Tangkahan

Tangkahan ialah salah satu ekowisata nan dimiliki Indonesia dan terkenal dengan binatang besar, Gajah Medan. Tangkahan memiliki sarana hutan liar, gua kalong, air terjun, dan tracking gajah.