Bertahap

Bertahap

Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok, selain makanan dan pakaian. Namun sayangnya, tingginya harga tanah dan rumah menjadikan orang makin sulit buat mendapatkannya. Apalagi bagi kebanyakan kita nan hanya mempunyai penghasilan pas-pasan atau malah tak menentu. Akibatnya, bentuk rumah idaman pun jauh dari bayangan.

Sebagai kebutuhan pokok, rumah mempunyai fungsi nan sangat krusial bagi setiap orang. Selain sebagai loka berteduh dari panas dan hujan, rumah juga sangat berperan dalam tumbuh bunga anak-anak dan anggota keluarga. Di dalam rumah, para orang tua bisa melaksanakan fungsi dan perannya dalam mendidik anak-anaknya. Melalui rumah pula, nilai-nilai sosial dan kemasyarakat bisa dijaga dan dipelihara dengan baik.



Cicilan Rumah

Pemerintah melalui program kredit pemilikan rumah (KPR) memang telah menyediakan layanan buat memudahkan masyarakat memiliki rumah. Dengan cara cicilan, kita pun bisa memilih bentuk rumah idaman nan kita inginkan. Apalagi tipe atau bentuk rumah nan disediakan melalui program KPR memang buat masyarakat kelas menengah ke bawah.

Namun memiliki rumah dengan cara kredit belum tentu menguntungkan. Meskipun hanya dengan membayar uang muka kita sudah bisa menempati rumah KPR, namun besarnya kembang cicilan nan harus kita bayarkan tentu harus dipikirkan dengan baik. Apalagi kita tak bisa merencanakan sendiri rumah nan kita beli. Yah, terpaksa kita hanya bisa memilih bentuk atau tipe rumah nan sudah ada, apakah mau tipe 21, 36, 45, atau tipe di atas 60. Besar kecilnya tipe tentu saja disesuaikan dengan kemampuan aturan kita.



Bertahap

Sebenarnya ada cara lain memiliki rumah namun dengan desain ataupun bentuk rumah idaman sinkron keinginan kita. Caranya, ya bangun sendiri rumah Anda tentunya secara bertahap. Berikut tips merencanakan rumah hasil ciptaan sendiri nan mudah-mudahan bisa membantu Anda buat mempersiapkannya.

  1. Rencanakan tabungan nan sedang Anda usahakan ialah buat membeli tanah. Membeli tanah secara tunai jauh lebih menguntungkan dari pada secara kredit. Selain itu kita bisa memilih lokasi tanah di pinggiran kota nan jauh lebih murah.
  2. Selain dalam menentukan lokasi calon rumah Anda, pertimbangkan berbagai hal lainnya, seperti akses dan kedekatan dengan berbagai infrastruktur kota. Untuk itu Anda dapat mencari informasi tentang planning tata kota di pemerintah daerah setempat.
  3. Sambil menabung, Anda bisa mulai mempersiapkan rancangan atau citra rumah nan akan Anda bangun. Baik menyangkut keluasan bangunan, denah rumah, jumlah kamar, posisi masing-masing ruang, maupun bentuk rumah idaman Anda nantinya. Buat konsep rumah tumbuh dimana fondasi dibuat cukup kuat buat 2 atau 3 tingkat. Sehingga ketika Anda memiliki banyak rezeki, bukan hal nan sulit buat menambah bangunan rumah
  4. Apabila tanah sudah terbeli, bangunlah rumah dengan konsep ‘ada uang ada bangunan’. Untuk itu carilah kontraktor perorangan atau tenaga bangunan nan sudah Anda kenal. Dengan cara ini Anda tak akan terbebani dengan berbagai fee lain-lain. Selain itu, tenaga semacam ini bisa berhenti dan berlanjut lagi kapanpun Anda inginkan sinkron kondisi keuangan Anda.
  5. Untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan Anda, cari sendiri toko nan sudah Anda kenal atau dekat dengan rumah nan sedang Anda bangun. Sampaikan kalau Anda akan mengambil bahan bangunan dari toko itu buat semua kebutuhan pembangunan rumah Anda. Untuk pembelian besar atau terus menerus tentu saja ada diskon nan cukup lumayan.
  6. Karena aplikasi pembangunan rumah dilakukan secara bertahap, Anda harus memiliki disiplin tinggi dalam mengatur keuangan keluarga. Juga belilah bahan bangunan berdasarkan prioritas pembangunannya. Dengan cara ini anda pun bisa merubah bentuk rumah idaman Anda di tengah jalan agar lebih sinkron dengan kebutuhan.