Penanganan Bisul Secara Tepat

Penanganan Bisul Secara Tepat

Penyakit nan satu ini memang sangat populer. Semua kalangan dapat merasakannya. Dan meski populer, nan niscaya sakit bisul tak disukai oleh penderita. Iya, sih, mana ada penyakit nan disukai?

Tidak semua orang tahu bagaimana menangani penyakit bisul ini. Alhasil kebanyakan penderita bisul malah semakin parah, semakin infeksi, bahkan bisulnya menyebar ke anggota tubuh nan lain. Aduh, menyedihkan.



Apa Itu Sakit Bisul?

Nah, mari sedikit berkenalan dulu dengan penyakit bisul sebelum kita paparkan bagaimana cara pengobatannya. Bisul ialah penyakit kulit nan disebabkan oleh infeksi bakteri, pertumbuhan rambut kulit ke bagian bawah kulit, serta kelenjar minyak nan tersumbat.

Awalnya kulit nan menderita penyakit bisul hanya terlihat berwarna merah dan gatal. Kulit merah itu lambat laun membentuk benjolan kecil nan makin lama akan semakin besar dan menimbulkan rasa nyeri dan sakit pada benjolan, serta kulit nan berada di sekitar area bisul.

Penyakit bisul biasanya tumbuh di sekitar bagian tubuh nan sering bergerak. Seperti tangan, kaki, pangkal paha, ketiak, dan bokong. Karena banyak terjadi gerak, otomatis akan banyak menghasilkan keringat dan rentan terkena kuman atau bakteri sebab sering gatal dan kotor. Paras pun termasuk salah satu bagian nan paling banyak kena bisul sebab banyak berkeringat dan berhadapan langsung dengan kotoran di lingkungan.

Bisul atau furunkel merupakan infesi kulit nan meliputi seluruh folikel rambut dan jaringan subkutaneus di sekitarnya, nan disebabkan oleh bakteri stafilokokus atau bakteri lainnya atau jamur.

Bisul atau furunkel ini berawal membentuk benjolan keras berwarna merah nan di dalamnya terkandung nanah. Kemudian benjolan ini akan berfluktuasi dan tengahnya menjadi putih atau kuning nan membentuk pustula. Benjolan tersebut bisa pecah secara impulsif atau dipecahkan sendiri dan mengeluarkan nanah, bahkan terkadang mengandung sedikit darah.

Bisul ini bisa mengakibatkan rasa nyeri nan sifatnya ringan dan kulit disekitar bisul tersebut akan tampak kemerahan sebab terjadi peradangan. Selain itu, bisul bisa mengakibatkan demam, lelah, dan tak enak badan. Furunkel sering terasa nyeri dan kambuh, maka akan terjadi furunkulosis.

Selain itu, ada nan disebut karbunkel. Karbunkel merupakan sekumpulan bisul nan bisa menyebabkan terkelupasnya kulit nan luas dan bisa membentuk jaringan parut. Hal tersebut disebabkan oleh bakteri stafilokokus .

Cara pembentukan dan penyembuhan karbunkel terjadi lebih lambat dibandingkan dengan bisul tunggal. Hal tersebut bisa mengakibatkan demam dan lelah sebab terjadi infeksi nan lebih serius.

Karbunkel sering terjadi pada seorang pria dan paling banyak ditemukan di daerah leher di bagian belakang. Selain itu penyakit ini juga sering terjadi pada penderita diabetes, gangguan sistem kekebalan, dan dematitis.

Beberapa bisul manunggal membentuk massa nan lebih besar dengan memiliki beberapa titik pengaliran nanah. Letak bisul ini bisa muncul lebih dalam di bawah kulit, dibandingkan dengan bisul biasa.

Infeksi karbunkel ini bisa menular dan disebarkan ke bagian tubuh lainnya, juga bisa ditularkan kepada orang lain. Jadi, tak sporadis ada beberapa orang nan dalam satu rumah menderita penyakit karbunkel ini dalam waktu nan bersamaan. Penyebab dari bisul karbunkel ini ialah sebagai berikut.

  1. Tingkat kebersihan lingkungannya nan buruk.
  1. Memiliki keadaan fisik nan menurun.
  1. Terjadi gesekan dengan pakaian.
  1. Pencukuran nan menyebabkan iritasi.

Kulit nan terkena penyakit karbunkel ini ditemukan beberapa bisul nan manunggal dengan disertai nyeri ringan atau sedang. Keadaan kulit disekitar bisul terlihat memerah dan membengkak. Apabila karbunkel ini pecah, maka akan keluar cairan nanah, nan kemudian mengering dan membentuk keropeng.

Cara penyembuhan penyakit karbunkel ini ialah mengompresnya dengan air hangat sebab bisa membantu mempercepat penyembuhan. Jangan pernah mencoba buat memencet atau memecahkan karbunkel di rumah sebab bisa memperburuk keadaan dan menularkan infeksi.

Apabila sudah pecah dan nanahnya sudah mengering, maka bekas luka tersebut harus sering di bersihkan. Ketika sudah selesai membersihkan luka karbunkel, maka cucilah tangan tersebut dengan bersih, agar tak menyebarkan infeksi.



Penanganan Bisul Secara Tepat

Saat menderita penyakit bisul, kita sangat dilarang buat menggaruknya. Apalagi iseng buat memencet nanah atau kumpulan bakteri dan darah putih nan mengendap di benjolan bisul. Karena dapat menyebabkan infeksi, bisul tambah parah dan semakin memperlambat proses penyembuhan.

Sebaiknya segera siap sediakan sebaskom air hangat dan handuk. Jika merasakan gejala-gejala penyakit bisul seperti kulit merah, benjolan kecil, dan sakit atau nyeri segera kompres bagian itu. Dan, sekali lagi jangan digaruk!

Setelah itu, segera pergi ke dokter. Biasanya buat penyakit bisul nan parah dan terletak di beberapa bagian tubuh, akan menimbulkan demam tinggi. Perlu resep antibiotik, penurun demam dan salep nan tentunya memerlukan resep dokter agar mendapatkan takaran nan tepat. Jika gumpalan nanah sudah sangat parah, biarkan dokter membantu Anda buat mengeluarkannya.

Jika diberikan obat minum antibiotik, sebaiknya diminum dengan teratur dan sinkron dengan resep dokter. Jangan lalai buat meminum obat antibiotiknya sebab akan berpengaruh pada proses penyembuhan. Selain disembuhkan dengan salep buat sakit bisul , juga harus disembuhkan dari dalam.

Penyakit apa pun nan terjadi pada manusia bisa dicegah apabila manusia itu sendiri berniat buat hayati higienis dan sehat. Termasuk penyakit bisul ini, bisa dicegah dengan berbagai cara. Penyakit bisul bisa dicegah dengan cara sebagai berikut.

  1. Selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Mereka nan tak menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik, akan mudah terpapar kuman, termasuk kuman penyebab bisul.
  1. Makan makanan bergizi. Makanan bergizi krusial buat menjaga daya tahan tubuh. Ketika daya tahan tubuh bagus, tubuh mampu melawan bakteri penyebab bisul. Di sinilah terlihat telur bukan penyebab penyakit ini, justru sebaliknya, telur merupakan makanan bergizi nan bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
  1. Menghindari penyebab penularannya. Perlu diketahui, penyakit ini juga dapat menular. Penularan bisa terjadi sebab berpindahnya kuman penyebab bisul. Berpindahnya kuman ini, misalnya, melalui kontak langsung bisul dengan kulit, apalagi pada kulit nan luka atau tergores, pemakaian handuk, baju, seprei, perosotan di arena permainan, dan sejenisnya secara bersama.

Menghindari penyebab penularan ini bisa menjauhkan kita dari penyakit bisul. Namun demikian, jika kita sudah telanjur terkena penyakit ini, maka nan harus dilakukan ialah sebagai berikut.

  1. Kompres bisul dengan air hangat buat meningkatkan sirkulasi darah ke daerah bisul guna mengurangi rasa nyeri.
  1. Segera ke dokter buat mendapat pengobatan nan benar.

Biasanya dokter mengobati dengan memberi krim atau salep antibiotik. Jika diperlukan, terkadang dokter melakukan bedah minor pada bisul. Jangan menunggu bisul sampai “matang” dan pecah sendiri sebab akan menimbulkan kerusakan kulit dan meninggalkan bekas.

Jangan pula memaksakan memencet bisul sebab kerusakan kulit nan ditimbulkan akan lebih parah dan bekas nan ditinggalkannya semakin tidak elok dipandang sebab kulit menjadi berongga.

Nah, itulah penyakit kulit bisul nan dapat menjangkiti kulit manusia. Hal nan paling primer buat mencegahnya ialah dengan selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar.

Menjaga kebersihan diri sendiri bisa dilakukan dengan membersihkan tubuh dengan sabun dan dengan menggunakan air bersih. Pola makan nan teratur juga bisa mencegah terjadinya penyakit kulit bisul tersebut.

Selain itu, kebersihan lingkungan juga memengaruhi penyebaran penyakit kulit ini. Apabila lingkungan bersih, maka kuman dan virus tak akan berkembang, sehingga bisa terhindar dari penyakit kulit.

Apabila lingkungan kotor, maka kuman dan virus akan berkembang biak dan mengakibatkan manusia mudah terjangkit penyakit kulit. Kuman-kuman akan mudah berkembang biak di tempat-tempat nan kotor dan bau.

Untuk itu, kebersihan diri dan lingkungan sangat penting. Hal tersebut harus menjadi kebiasaan, sehingga kebersihan bisa tercipta setiap hari. Dalam lingkungan keluarga, menjaga kebersihan diri dan lingkungan di rumah harus dikerjakan bersama-sama. Dengan begitu kebersihan diri dan lingkungan di rumah menjadi higienis dan sehat.

Ingat, apabila penyakit bisul nan Anda derita berkali-kali muncul di berbagai loka dalam jangka waktu singkat, Anda harus lebih intens memeriksa seluruh kesehatan Anda.

Jika sakit bisul nan terlalu banyak itu tumbuh, dapat jadi disebabkan oleh penyakit lain, seperti diabetes, sakit ginjal, atau alergi terhadap makanan tertentu. Semoga saja info singkat ini bermanfaat bagi Anda semua.