Keutamaan Tarawih

Keutamaan Tarawih

Shalat tarawih ini selalu dilakukan setiap bulan Ramadhan. Sebagai umat Muslim nan baik, niscaya sangat bahagia ketika bulan Ramadhan tiba. Meskipun salat tarawih bukan salat wajib, namun jika mengerjakannya Anda akan menerima banyak pahala dan kebaikan.



Pengertian Tarawih

Dalam bahasa Arab , tarawih artinya ialah waktu sesaat buat istirahat. Untuk melaksanakan shalat ini harus menunggu waktu setelah salat Isya. Salat tarawih biasanya dilakukan secara bersama-sama atau berjama’ah. Namun, ada juga nan dikerjakan sendirian di rumah.

Walaupun banyak keutamaan dalam salat berjamaah, namun tahukah Anda mengenai fakta Nabi Muhammad tentang shalat ini? Nabi kita hanya melakukan salat ini secara berjamaah sebanyak 3 kali kesempatan. Alasan beliau tak melakukannya pada malam berikutnya sebab takut orang-orang atau umat Muslim menganggap salat ini diwajibkan bagi mereka.

Dalam pengerjaan salat tarawih, ada berbagai pandangan mengenai jumlah rakaat dan salam. Kalau dahulu, saat zaman Nabi Muhammad , salat tarawih dikerjakan sebanyak delapan rakaat dan tiga rakaat witir. Sinkron perkembangan, jumlahnya semakin berkembang juga. Pada zaman khalifah Umar, rakaat menjadi berjumlah dua puluh dengan tiga rakaat witir. Namun, jumlah rakaat ini masih menjadi perbincangan tentang masalah boleh atau tidaknya.

Sementara itu, mengenai jumlah salam juga masih dibicarakan. Ada nan salam pada setiap dua rakaat, ada juga nan setiap empat rakaat. Jika salat dikerjakan sebanyak 8 rakaat, berarti salamnya dilakukan sebanyak empat kali. Jika setiap empat rakaat, maka salam dilakukan sebanyak dua kali. Akhirnya, harus diakhiri dengan witir.

Cara mengucapkan niat salat ini sama saja dengan shalat lainnya, yaitu mengucapkannya cukup dalam hati saja. Namun nan paling krusial ialah niat sebab Allah. Niatnya harus dengan hati nan benar-benar ikhlas dan terus berharap akan rida nan diberikan oleh-Nya.

Jika Anda ingin melafalkan niat secara lisan boleh saja, namun jangan terlalu keras. Jika demikian, dikhawatirkan akan mengganggu Muslim nan lainnya. Walaupun ada berbagai pendapat nan berbeda, namun sebagai Muslim, Anda harus dapat bijaksana.
Niat dari tarawih nan dikerjaan dua rakaat adalah, “ Ushalli sunnatat taraawiihi (ma’muman/imaaman) lillahi ta’aalaa. ” Arti dari niat ini ialah “Aku niat salat tarawih dua rakaat (menjadi makmum/imam) sebab Allah Ta’ala”.

Sementara niat buat tarawih nan dikerjakan empat rakaat adalah, “Usholli sunnatattarowihi rok’ataini lillahi ta’ala.” Artinya ialah “Aku niat salat tarawih empat rakaat sebab Allah Ta’ala”.

Walaupun ada dua cara pengerjaan, yaitu buat nan dikerjakan setiap dua rakaat atau setiap empat rakaat, namun keduanya hanya mengucapkan satu kali salam, yaitu pada rakaat keempat. Oleh sebab itu, niatnya menjadi “ arba’a raka’atin ” sebab disesuaikan dengan jumlah salam nan dilakukan.

Lalu, sebenarnya berapa rakaat nan baik buat tarawih? Nabi Muhammad saw. tak pernah salat tarawih lebih dari sebelas rakaat. Jadi, beliau melaksanakan tarawih hanya sebelas rakaat. Adapun hadis-hadis menyebutkan tentang salat tarawih 11 rakaat, yaitu hadis dari riwayat Imam Bukhari, riwayat Imam Nasa’i, Imam Muslim, dan Imam Abu Dawud.



Keutamaan Tarawih

Walaupun bukan salat nan utama, namun tarawih memiliki banyak keutamaan. Nabi Muhammad saw. pernah memberikan sabda nan kemudian diriwayatkan oleh Saidina Ali bin Abi Tholib r.a. Riwayatnya ada dalam kitab Durrotun Nashidin di halaman 18 hingga 19. Dalam sabda Nabi, beliau menyebutkan 30 keutamaan tarawih di sepanjang malam dari malam 1 hingga 30. Apa sajakah keutamaan tersebut? Inilah 30 keutamaan tarawih dari malam 1 hingga malam 30.

  1. Malam ke-1, keutamaannya ialah umat nan melakuka tarawih akan dihapuskan dosanya seperti saat mereka baru dilahirkan.
  2. Malam ke-2, keutamaannya ialah dosa umat nan mengerjakan salat tarawih juga kedua orang tuanya akan dimaafkan. Namun jika kedua orang tuanya ialah mu’min.
  3. Malam ke-3, keutamaannya ialah amal seorang Muslim akan diangkat, kemudian dosanya nan sudah pernah dilakukan akan dimaafkan oleh Allah.
  4. Malam ke-4, keutamaannya bagi seorang Muslim nan melaksanakannya ialah akan mendapatkan pahala. Pahalanya itu diberikan seperti membaca seluruh kitab, Taurat, Zabur, Injil, juga Al-Quran.
  5. Malam ke-5, keutamaannya ialah akan diberikan pahala seperti pahala mengerjakan ibadah salat di Masjidil Haram , Masjid Aqsho, juga Masjid Madinah.
  6. Malam ke-6, keutamaannya ialah akan diberikan pahala oleh Allah seperti pahala Thawaf di Baitul Makmur. Juga akan dimintakan ampun baginya.
  7. Malam ke-7, keutamaannya ialah mendapatkan pahala seperti pahala nan didapatkan oleh Nabi Musa a.s. beserta penolong-penolong nan menolong orang banyak dari Firaun juga Hamman.
  8. Malam ke-8, keutamaannya ialah Allah akan memberikan pahala seperti layaknya pahala nan juga pernah diberikan buat Nabi Ibrahim a.s.
  9. Malam ke-9, keutamaannya ialah diberikan pahala seperti pahala ibadah nan diberikan kepada Nabi Muhammad saw.
  10. Malam ke-10, keutamaannya ialah akan diberikan rezeki juga kebaikan, baik global maupun akhirat.
  11. Malam ke-11, keutamaannya ialah apabila Muslim nan mengerjakannya meninggal, dia akan seperti saat dilahirkan dari rahim ibunya.
  12. Malam ke-12, keutamaannya ialah saat nan melaksanakannya datang di hari kiamat, dia akan datang dengan paras nan berseri-seri seperti layaknya bulan purnama.
  13. Malam ke-13, keutamaannya ialah dia nan mengerjakan akan datang di hari kiamat dan selamat atau terbebas dari kejahatan dan kejelekan.
  14. Malam ke-14, keutamaanya ialah malaikat akan mengetahui dan menyaksikan bahwa seorang Muslim sudah melaksanakan salat tarawih. Oleh sebab itu, Allah tak akan menghisab orang tersebut.
  15. Malam ke-15, keutamaannya ialah para malaikat akan mengucapkan salawat padanya juga akan menjaganya di ‘Arsy juga kursi.
  16. Malam ke-16, keutamaannya ialah Allah akan membebaskan dia dari barah neraka juga akan memasukkannya ke dalam surga. Subhanallah .
  17. Malam ke-17, keutamaannya ialah orang nan melakukan tarawih akan diberikan pahala layaknya pahala nan diberikan kepada para nabi.
  18. Malam ke-18, keutamaanya ialah malaikat akan menyerukan bahwa Allah itu meridai dia juga kedua orang tuanya.
  19. Malam ke-19, keutamaannya ialah Allah akan mengangkat orang nan melaksanakannya menuju surga Firdaus .
  20. Malam ke-20, keutamaannya ialah Allah juga akan memberikan pahala seperti pahala nan diberikan kepada orang-orang nan saleh juga para syuhada.
  21. Malam ke-21, keutamaannya ialah Allah kelak akan memberikan orang nan melaksanakan salat tarawih istana di surga nan terbuat dari cahaya.
  22. Malam ke-22, keutamaannya ialah saat datang hari kiamat nanti, orang nan melaksanakan salat tarawih akan diselamatkan dari segala kesusahan juga kesulitan.
  23. Malam ke-23, keutamaannya ialah orang nan melaksanakan salat tarawih akan dibangunkan oleh Allah kota di surga.
  24. Malam ke-24 keutamaannya ialah sebanyak 24 permintaan akan dikabulkan oleh Allah Swt. Tentu Anda ingin hal itu terjadi dalam hayati Anda, kan?
  25. Malam ke-25, keutamaannya ialah orang nan melaksanakan salat tarawih akan diangkat dari siksa kubur oleh Allah Swt.
  26. Malam ke-26, keutamaannya ialah Allah akan memberikan pahala kepada orang nan melaksanakan salat tarawih selama empat puluh tahun.
  27. Malam ke-27, keutamaannya ialah saat kiamat nanti dia akan lewat jembatan Shirotul Mustaqim seperti layaknya kilat nan menyambar.
  28. Malam ke-28, keutamaannya ialah Allah akan mengangkat seribu derajat saat di surga.
  29. Malam ke-29, keutamaannya ialah Allah akan memberikan pahala seperti pahala seribu orang haji nan makbul.
  30. Malam ke-30, keutamaannya ialah orang nan melaksanakan salat tarawih di surga kelak akan dipersilakan oleh Allah buat makan buah-buahan, minum minuman nan diambil dari telaga kautsar, dan mandi dengan air salsabil.

Itulah keutamaan dari shalat tarawih. Sungguh, Allah Maha Pengasih. Berbahagialah kepada orang nan rajin mengerjakan salat di bulan Ramadhan . Sebab, ada banyak kebaikan nan diberikan Allah di bulan ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.