Biar Gak Keliru, Yuk Kepoin Karakteristik Nabi dan Rasul yang Wajib Kamu Tahu!
Daftar Isi
Pernah gak sih kamu mikir gimana caranya para utusan Allah membimbing umat manusia dari zaman purba smpai sekarang? Nah, sebagai anak muda yang kece dan beriman, meyakini iman kepada nabi dan rasul itu hukumnya wajib banget. Tapi terkadang masih suka ada yang kebingungan nih membedakan antara nabi sama rasul. Padahal, dua peran ini punya perbedaan pnting yang bikin kita makin kagum sama perjuangan mereka di bumi.
Perbedaan Dasar Nabi dan Rasul yang Perlu Kamu Tahu
Biar vibes keimanan kita makin nendang, kita kudu paham dulu nih dasarnya. Gampangnya gini, baik nabi maupun rasul itu adalah laki-laki pilihan Allah SWT yang dapet wahyu mulia. Tapi bedanya, sbagian nabi menerima wahyu khusus untuk dirinya sendiri dan gak diwajibkan menyebarkan ke khalayak luas.
Bedanya sama rasul, mereka dapet amanah ekstra yang super krusial. Seorang rasul wajib banget mnyampaikan wahyu Ilahi tersebut kepada seluruh umatnya. Jadi, semua rasul itu udah pasti nabi, tapi gak semua nabi itu adalah rasul. Keren banget kan dedikasi mereka?
Sifat Mustahil yang Gak Mungkin Ada pada Diri Utusan Allah
Kebalikan dari sifat mulia, ada juga yang namanya sifat mustahil nabi dan rasul. Ini adalah karakter negatif yang gak bakal pernah bisa nempel pada diri seorang utusan Allah. Apa aja sih itu?
Pertama ada Kizzib alias berbohong. Gak mungkin banget seorang utusan Allah itu tukang kibul, karena semua yang disampaikan adalah kebenaran mutlak. Kedua, Khianat atau curang. Utusan Allah itu gak akan pernah melanggar janji atau mengingkari amanah. Ketiga, Jahlun yang artinya bodoh. Mereka dikaruniai fikiran super cerdas buat memimpin umat. Terakhir ada Kitman alias menyembunyikan wahyu. Semua petunjuk dari langit pasti disampaikan tanpa ada yang ditutup-tutupi sedikit pun.
Karakter Utama dan Sifat Wajib Para Utusan
Untuk menjalankan visi dakwah yang berat, Allah membekali para utusan-Nya dengan sifat wajib nabi dan rasul. Karakter unggulan ini bikin mereka jadi sosok role model paling sempurna sepanjang sejarah.
Karakter pertama adalah Siddiq yang artinya selalu jujur dan benar dalam perkataan maupun perbuatan. Kemudian ada Amanah atau sangat bisa dipercayai. Contohnya kaya Nabi Muhammad SAW yang dari muda udah dapet julukan Al-Amin karena super jujur.
Selanjutnya ada Fatonah yang artinya cerdas luar biasa. Kecerdasan ini kelihatan banget pas Nabi Muhammad mengambil taktik diplomasi dalam Perjanjian Hudaibiyah yang awalnya diremehkan, tapi ternyata jadi kunci kemenangan Islam. Karakter terakhir yaitu Tabliq, yaitu selalu berani menyampaikan kebenaran wahyu Allah kepada siapapun tanpa rasa takut.
Daftar Kitab Suci dan Jumlah Para Utusan
Kamu penasaran gak sih ada berapa banyak utusan Allah di bumi? Kalau dalam riwayat hadis, jumlah nabi itu ada sekitar 124.000 orang dan rasul ada 313 orang. Tapi, yang tercantum resmi dan wajib kita ketahui di dalam Al-Qur'an ada 25 nama.
Selain itu, beberapa rasul juga dibekali dengan kitab suci yang wajib diyakini sebagai petunjuk hidup, yaitu:
1. Taurat yang diwahyukan kepada Nabi Musa a.s.
2. Zabur yang diwahyukan kepada Nabi Daud a.s.
3. Injil yang diwahyukan kepada Nabi Isa a.s.
4. Al-Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Penting untuk diingat, nabi muhammad penutup para nabi dan rasul. Artinya, gak akan ada lagi nabi baru setelah beliau sampai akhir zaman nanti. Pemahaman ini bikin ajaran Islam tetap murni dan gak gampang terombang-ambing oleh klaim-klaim palsu di luar sana. Yuk, percya dan jadiin teladan hidup kita sehari-hari!