Ayat tentang Akhir Zaman

Ayat tentang Akhir Zaman

Akhir zaman ialah hari global berakhir. Akhir zaman dipercaya sebagai akhir dari segala kehidupan di jagat raya. Semesta akan hancur dan tak ada satupun makhluk nan hidup. Semua menjadi binasa–dan mungkin semesta akan memulai proses nan baru, mungkin juga tidak.

Persoalan akhir zaman menjadi perbincangan nan menarik sekaligus menakutkan. Menarik sebab banyak sekali versi atau kisah nan memastikan terjadinya akhir dunia. Menakutkan karena akhir zaman selalu berkaitan dengan hancurnya semesta dengan segala isinya nan berhamburan.

Akhir zaman atau lazim disebut dengan kiamat merupakan peristiwa nan menghancurkan semesta. Air laut, gunung, dan segala benda di muka bumi akan hancur berkeping-keping. Saat itu, sudah apsti manusia akan ikut binasa.



Polemik Akhir Zaman

Persoalan kiamat sesungguhnya bisa ditelusuri pada musnahnya dinosaurus. Pada masa itu, diyakini adanya hujan meteor nan mematikan penghuni bumi dan menghancurkan bumi. Semua makhluk dinyatakan wafat sebab kejadian tersebut. Ada pula nan tak meyakini hal tersebut merupakan kiamat karena kiamat terjadi setelah berdiamnya manusia di bumi, sinkron dengan keyakinan atas kitab suci.

Akhir zaman banyak diversikan dengan berbagai kenyataan nan dianggap langka. Misalnya saja kiamat dipastikan akan terjadi pada pukul 09.00, tanggal 9, bulan 9, tahun 1999. Ketika itu, kepanikan terjadi di masyarakat karena adanya ramalan atau rumor nan meresahkan nan membuat kondisi masyarakat menjadi cemas.

Di berbagai loka dilakukan doa bersama agar tak terjadi kiamat pada hari itu. Peran pemuka agama sangat diperlukan dalam mengendalikan suasana cemas dan panik tersebut. Selain itu, akhir zaman pun dipercaya terjadi pada tahun 2012, tepatnya tanggal 20 bulan 12, tahun 2012.

Hal tersebut didasarkan atas sistem penanggan Suku Maya nan menunjukkan akhir almanak pada tanggal 20 Desember 2012. Rumor akhir zaman pada tahun 2012 bahkan dibuat dalam sebuah film nan sukses menarik minat penduduk di belahan bumi mana pun.
Jika ditelusuri dari segi ilmiah, bumi dilanda badai matahari pada tahun 2014.

Badai matahri tersebut memberikan imbas nan jelek bagi kehidupan. Es mencair, suhu di bumi menjadi meningkat, itu sebabnya ekosistem menjadi rusak dan banyak makhluk nan tak bisa bertahan dalam kondisi tersebut. Namun, kejadian ilmiah nan belum terjadi sudah bisa dibuat versi menakutkannya oleh peramal nan mengaku mendapat wahyu atau bisikan mengenai terjadinya hari kiamat.

Padahal, akhir zaman atau kiamat ialah misteri Tuhan nan tak ada seorang pun nan mengetahui kapan terjadinya peristiwa tersebut. Bahkan, malaikat pun tak tahu kapan terjadinya hari kiamat.
Dalam kitab kudus umat Islam, Al-Qur'an, akhir zaman atau kiamat niscaya akan terjadi dan tak bisa disangkal.

Apa-apa nan terdapat dalam Al-Qur'an berisi kebenaran, baik nan telah terjadi maupun nan akan terjadi. Akhir zaman merupakan peristiwa nan rahasia, hanya Allah SWT nan tahu kapan terjadinya. Sebagai umat Islam, kita harus meyakini bahwa akhir zaman niscaya datang. Seperti nan tertera dalam rukun iman nan kelima yakni iman pada hari akhir (akhir zaman, kiamat).

Beberapa ulama memberikan banyak tanda akan terjadinya ahri kiamat. Beberapa tanda tersebut diantaranya berupa bala nan terjadi secara monoton dalam skala nan besar, telah banyak terjadi kemaksiatan, terjadinya konduite nan sulit dibedakan antara pria dan wanita, terbitnya matahari di sebelah barat, dan nan paling diyakini adalah kemunculan Dajjal.

Beberapa tanda tersebut dipercaya telah ada, dan menimbulkan banyak versi. Bahkan, kemunculan Dajjal pun telah banyak versinya dan disebutkan telah ada. Mengenai hal tersebut hanya Allah SWT-lah nan lebih mengetahui. Sebagai umat Islam nan percaya pada hari akhir, semestinya kita bisa mengambil hikmah dari setiap peristiwa dan kejadian nan telah dan akan datang.

Kiamat sudah niscaya datang dan sebagi umat beragama sudah sepatutnya kita benar-benar menjadi pemeluk teguh: takwa terhadap Tuhan. Berbekal takwa, kita tak akan risau karena kita konfiden bahwa kita berada pada jalan nan diridhai oleh-Nya. Berbekal takwa kita konfiden bahwa Tuhan bersama orang-orang nan takwa dan tak akan menyengsarakan makhluk nan taat kepada-Nya.

Al-Qur'an menjelaskan secara gamblang mengenai kepastian datangnya akhir zaman, bagaimana peristiwa tersebut terjadi, dan apa nan akan terjadi setelah akhir zaman, setelah manusiasemua makhluk binasa. Dalam banyak ayat dijelaskan mengenai kejadian kiamat dan berkali-kali ditegaskan bahwa hari kiamat itu ialah hari nan dijanjikan dan niscaya akan datang.

Kedatangannya tak bisa dimajukan atau dimundurkan. Kedatangannya hanyalah Allah SWT nan tahu. Malaikat hanyalah menunggu perintah dari Allah SWT buat meniupkan sangkakala hanya dalam sekali itup (semacam terompet) nan menandakan hancurnya semesta dalam sekejap.



Ayat tentang Akhir Zaman

Berikut beberapa ayat Al-Quran nan menjelaskan mengenai terjadinya akhir zaman:

Al-Qoria 1-9: Hari kiamat, apakah hari kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti kupu-kupu nan bertebaran, dan gunung-gunung seperti bulu nan dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang nan berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan nan memuaskan. Dan adapun orang-orang nan ringan timbangan (kebaikan)nya, maka loka kembalinya ialah neraka Hawiyah.

Toha 15: Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa nan ia usahakan.

Saba 30: Katakanlah: “Bagimu ada hari nan telah dijanjikan (hari kiamat) nan tiada bisa kamu minta mundur daripadanya barang sesaatpun dan tak (pula) kamu bisa meminta supaya diajukan”.

Al-Qiyama 6-11: Ia bertanya: “Bilakah hari kiamat itu?” Maka apabila mata terbelalak (ketakutan), dan apabila bulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan, pada hari itu manusia berkata: “Ke mana loka lari?” sekali-kali tidak! Tidak ada loka berlindung!

Al-Waqia 1-21: Apabila terjadi hari kiamat, terjadinya kiamat itu tak bisa didustakan (disangkal). (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan nan lain), apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya, dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya, maka jadilah dia debu nan beterbangan, dan kamu menjadi tiga golongan.

Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu. Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu. Dan orang-orang nan paling dahulu beriman, merekalah nan paling dulu (masuk surga). Mereka itulah orang nan didekatkan (kepada Allah).

Berada dalam surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang nan terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-orang nan kemudian. Mereka berada di atas dipan nan bertahtakan emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda nan tetap muda, dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman nan diambil dari air nan mengalir, mereka tak pening karenanya dan tak pula mabuk, dari buah-buahan dari apa nan mereka pilih, dan daging burung dari apa nan mereka inginkan.

Toha 100-108: Barangsiapa berpaling daripada Al-Quran maka sesungguhnya ia akan memikul dosa nan besar di hari kiamat, mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan amat buruklah dosa itu sebagai beban bagi mereka di hari kiamat, (yaitu) di hari (yang waktu itu) ditiup sangkakala dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang nan berdosa dengan muka nan biru muram; mereka berbisik-bisik di antara mereka:

“Kamu tak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sepuluh (hari)”. Kami lebih mengetahui apa nan mereka katakana, ketika berkata orang-yang paling lurus jalannya di antara mereka: “Kamu tak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sehari saja”.

Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: “Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya, maka Dia akan menjadikan (bekas) gunung-gunung itu datar sama sekali, tak ada sedikitpun kamu lihat padanya loka nan rendah dan nan tinggi-tinggi, pada hari itu manusia mengikuti (menuju kepada suara) penyeru dengan tak berbelok-belok; dan merendahlah semua suara kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu tak mendengar kecuali bisikan saja.

Al-Anbiya 103: Mereka tak disusahkan oleh kedahsyatan nan besar (pada hari kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata): “Inilah harimu nan telah dijanjikan kepadamu”. (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas.

Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji nan niscaya Kami tepati; sesungguhnya Kami-lah nan akan melaksanakannya.

Al-Haaqq 13-18: Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup. Dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat, dan terbelahlah langit, sebab pada hari itu langit menjadi lemah. Dan malaikat-malaikat berada di penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu nan tersembunyi (bagi Allah).

An-Nisa 87: Allah, tak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, nan tak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah orang nan lebih sahih perkataan (nya) daripada Allah.

Al-Baqarah 48: Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, nan pada hari itu) seseorang tak bisa membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tak diterima syafa’at dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong.

Akhir zaman telah dituliskan dalam kitab kudus dan telah menjadi keharusan kita buat meyakininya. Meyakini kapastian datangnya akhir zaman akan membuat kita senantiasa berbuat baik, bertakwa sehingga ketika hari kiamat tiba, kita tak termasuk orang-orang nan merugi.

Yakin terhadap hari akhir akan membuat kita lebih baik dalam berperilaku dan berucap karena dipercaya bahwa orang nan menyaksikan hancurnya bumi termasuk orang nan merugi. Orang nan beriman akan dimatikan terlebih dahulu sesaat sebelum bumi menjadi hancur.

Di tengah banyaknya polemik mengenai kedatangan dan terjadinya hari kiamat, sebaiknya kita tetap berpegang teguh pada kitab kudus Al-Qur'an. Al-Quran berisi kebenaran nan terjamin keasliannya, itu sebabnya percaya dan konfiden akan hari kiamat ialah bentuk iman terhadap Allah SWT. Sebab kapan terjadinya akhir zaman hanya menjadi misteri Allah SWT. Entah masih lama entah hanya dalam hitungan menit saja.

Wallahualam bissawab.