Keunikan Azan Subuh

Keunikan Azan Subuh

Apakah Anda suka terbangun sebab azan Subuh ? Apakah reaksi Anda? Merasa berterimakasih kepada mu’azzin (orang nan mengumandangkan azan), atau malah gusar sebab kenyamanan Anda nan sedang memeluk bantal guling terusik?

Bagi umat Muslim seharusnya siapapun nan mendengar alunan azan di waktu menjelang sholat subuh merasa bersyukur sebab Allah SWT masih memberi kehidupan dan kesempatan buat mendekatkan diri kepada-Nya.

Meskipun azan itu keluar dari mulut manusia, bukankah azan itu sejatinya merupakan panggilan dari Allah SWT? Kalau Allah SWT masih mau memanggil kita, bukankah itu pertanda bahwa Allah SWT masih memperhatikan dan mengasihi kita?

Azan memang ialah panggilan buat menjelaskan bahwa telah masuk waktu sholat. Untuk itu, ketika mendengar suara azan disunnahkan agar semua manusia bersegera dan menyiapkan diri buat menunaikan ibadah sholat.

Sholat wajib nan dilakukan ada lima setiap harinya. Dan di setiap lima waktu sholat tersebut akan dikumandangkan azan. Karena memang secara khusus, azan ini mengajak orang buat berdatangan ke masjid guna melakukan sholat wajaib bersama atau secara berjamaah.



Lafal Azan Subuh

Ada nan sedikit berbeda dari lafal nan ada di dalam azan di waktu sholat subuh. Dan disparitas inilah nan akan memberikn keistimewaan bagi semua manusia nan melakukan sholat subuh di mana memang kebanyakan manusia masih sedang tidur pulas.

Memang telah dijelaskan bawha sholat subuh ialah sholat nan sulit buat dilakukan. Hal ini seperti hadist nan telah diriwayatkan oleh Bukrahi dan Muslim nan berbunyi berikut ini.

“Sesungguhnya shalat nan paling berat bagi orang munafik ialah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa nan terkandung di dalamnya, pasti mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak” .

Namun memang terlihat begitu besar pahala atau imbalan nan akan diterima bagi nan melaksanakan sholat subuh ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Barangsiapa nan shalat subuh maka dia berada dalam agunan Allah. Oleh sebab itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa nan Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah niscaya akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam .” (HR. Muslim no. 163)

Berikut ialah lafal dari azan di waktu subuh:

Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar

Asyhadu allaailaahaillallaah Asyhadu allaailaahaillallaah

Asyhadu anna Muhammadarrasuulullaah Asyhadu anna Muhammadarrasuulullaah

Hayya ‘alashsholaah Hayya ‘alashsholaah

Hayya ‘alal Falaah Hayya ‘alal Falaah

Ashsholaatu khoirumminannaum Ashsholaatu khoirumminannaum

Allaahu Akbar Allaahu Akbar Laa ilaaha illallaah

Artinya:

“Allah Mahabesar Allah Mahabesar” “Allah Mahabesar Allah Mahabesar”

“Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah” “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah”

“Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah utusan Allah”

“Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah utusan Allah”

“Mari kita dirikan sholat” “Mari kita dirikan sholat”

“Mari kita raih kemenangan” “Mari kita raih kemenangan”

“Sholat itu lebih baik dari pada tidur” “Sholat itu lebih baik dari pada tidur”

“Allah Mahabesar Allah Mahabesar” “Tiada Tuhan selain Allah”.

Kalau kita perhatikan, dari azan-azan sebelum sholat lima waktu nan ada, azan menjelang sholat Subuh tergolong unik.



Keunikan Azan Subuh

Azan di waktu menjelang sholat subuh ini memang memiliki keunikan tersendiri. Hal ini bisa dilihat dari waktu aplikasi sholat subuh itu sendiri yaitu di kala semua manusia sedang merasakan nikmatnya tidur. Keunikan nan lainnya juga masih bisa dirasakan. Berikut ialah beberapa keunikan nan ada di dalam azan di waktu menjelang sholat subuh ini.

1. Yang jelas, ada seruan tambahan dibandingkan azan-azan lainnya. Tambahannya ialah kalimat pernyataan tapi mengandung ajakan nan berbunyi, “ Ashsholaatu khairun minannaum”, yang artinya, “Sholat itu lebih baik dari pada tidur” nan dialunkan mu’azzin setelah alunan “ Hayya ‘alal falah”, yang artinya “Mari kita raih kemenangan”.

Manusia memang memiliki kesamaan buat lalai, apalagi di saat-saat merasakan keenakan, kenyamanan, kemapanan, kenikmatan, kemewahan dan kesenangan-kesenangan lainnya, padahal semuanya itu belum tentu membawa manusia kepada keberuntungan di akhirat.

Karenanya, Allah SWT mengingatkan bahwa sholat itu lebih baik dari pada tidur. Allah SWT sayang kepada kita sehingga Dia memotivasi kita buat bangun. Penelitian menunjukkan bahwa gerakan-gerakan pada sholat lebih menyehatkan dari pada aktivitas tidur. Seperti disampaikan oleh Ust. Abu Sangkan, pada waktu kita ruku’ , tulang-tulang pada tubuh kita sedang istirahat—suatu posisi ideal bagi tulang-tulang buat istirahat dibandingkan ketika kita tidur.

Inilah memang begitu khas dari sholat subuh bahwa memang lebih mengandung banyak godaan buat dilakukan. Hal ini dapat terjadi sebab memang waktu aplikasi sholat subuh nan ada di akhir malam di mana kebanyakan manusia masih sangat asyik buat menikmati tidurnya.

Kemudian, manusia itu diganggu buat dibangunkan guna mendirikan ibadah sholat subuh. Dan bagi kebanyakan orang, hal ini tidaklah mudah. Namun hal ini ialah memang sebuah hal nan sangat wajar, sebab ketika manusia itu tidur, setan akan mengikat kepala manusia dengan tiga ikatan.

Ikatan nan pertama akan hilang ketika manusia itu bangun dari tidurnya lalu berdzikir mengingat Allah. Ikatan nan kedua juga akan hilang ketika seraya orang itu bangun lalu mengambil wudhu. Dan ikatan nan ketiga akan hilang dan lepas ketika orang tersebut mendirikan sholat. Hal ini terlihat jelas dari hadits rasul nan berbunyi:

Diikat oleh syaitan di atas seseorang kamu dengan tiga ikatan ketika ia sedang tidur. Maka setan memukul tiap-tiap loka ikatan tersebut sepanjang malam sehingga tertidurlah kamu. Kalau kamu terbangun dan berzikir kepada Allah pasti terbukalah satu ikatan. Kalau berwudhu pasti terbukalah satu ikatan lagi dan kalau bersolat nescaya terbukalah semuanya. Sehingga kamu menjadi rajin dan baik jiwanya. Kalau tak demikian pasti menjadi keji jiwa dan malas.”

Serta di dalam hadist lain mengatakan bahwa memang ada setan nan memiliki tugas spesifik buat menidukan manusia. Mereka mendatangi orang nan tidur sambil membisikan rayuan di telinga orang nan sedang tidur tadi dan mengatakan bawha malam masih panjang dan masih panjang.

Hal inilah nan membuat betapa sangat sulitnya buat bangun di kala waktu malam buat melaksanakan sholat termasuk juga buat mengerjakan sholat subuh. Namun ketika manusia sukses buat bangun dan melaksanakan sholat ini maka akan banyak hal baik nan akan diperoleh.

2. Kalau azan-azan yarng lain dikumandangkan ketika orang-orang sedang terjaga, azan di waktu menjelang sholat subuh dikumandangkan justru agar siapapun umat Muslim nan mendengar menjadi terjaga dari tidur. Waktu Subuh ialah waktu nan sedang enak-enaknya kita tidur, apalagi jika malamnya kita tidur agak larut malam. Dengan azan di waktu menjelang sholat subuh, walaupun kita masih ingin tidur, kita diingatkan harus tetap bangun dan menunaikan sholat Subuh.

Ini juga nan membuat keistimewaan sekaligus keunikan lain dari sholat subuh. Bahkan sampai ada nan merefleksikannya lewat sebuah lagu, yaitu grup musik raihan dengan lagunya nan berjudul Peristiwa Subuh. Lirik dari lagu tersebut ialah berikut ini.

Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi Berkumandang suara azan
Mandayu memecah sepi Selang seli sahutan ayam

Tetapi insan kalaupun ada hanya Mata nan celik dipejam lagi
Hatinya penuh benci Berdengkurlah kembali
Begitulah peristiwa di subuh hari Suara insan di alam mimpi

Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi Berkumandang suara azan
Mandayu memecah sepi Selang seli sahutan ayam

Ayuh bangunlah tunaikan perintah Allah Sujud mengharap keampunan-Nya
Bersyukurlah bangkitlah segera Moga mendapat keredhaan-Nya
Begitulah peristiwa di subuh hari Setiap pagi setiap hari

Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi Berkumandang suara azan
Mandayu memecah sepi Selang seli sahutan ayam

Lagu tersebut jelas menggambarkan bagaimana perasaan dari kebanyakan manusia nan seakan diganggu oleh kumandang azan di waktu subuh. Karena memang mereka sedang berada di dalam kenikmatan tidur.

3. Azan di waktu menjelang sholat subuh terdengar lebih merdu dari pada azan-azan lainnya. Ini dapat jadi, sebab pada waktu Subuh, aktivitas manusia belum mulai. Kantor, pasar, jalanan masih sepi.

Lalu lalang mobil dan motor di jalan-jalan masih lengang, kalaupun ada dapat dihitung dengan jari. Kemerduan azan di waktu subuh itu kalau kita hayati, akan bisa membawa ketenangan jiwa, suatu anugerah dari Allah SWT nan sangat berharga buat kesehatan jiwa dan raga. Seakan azan nan dikumdangkan menjadi satu-satunya musik nan ada di sekitar manusia nan bisa diperdengarkan.

Itulah beberapa keunikan azan Subuh. Mari kita sambut panggilan Allah SWT, dengan bergegas menunaikan sholat Subuh, nan menjadi kewajiban bagi seluruh umat Muslim.