Hanya Lima Yang Dikenal

Hanya Lima Yang Dikenal

Tahukah Anda berapa jumlah khalifah Islam ? Khalifah ialah pemimpin kaum muslimin. Juga biasa disebut sebagai amirul mukminin atau sering disingkat amir. Khalifah mempunyai peran sebagai pemimpin umat, baik itu dalam wilayah negara maupun agama. Jika mau menghitung banyak sekali jumlah dari khalifah nan pernah ada di global ini. Bahkan orang muslim sendiri saja banyak nan tak mengetahui adanya mereka.

Pada masa awal kebangkitan Islam, tradisi kepemimpinan dengan istilah kekhalifahan terus berkembang. Nabi Muhammad SAW ialah khalifah pertama dalam kepemimpinan Islam. Lalu selanjutnya, setelah Muhammad wafat, terjadi perdebatan siapa nan akan menggantikan Muhammad sebagai pemimpin kaum muslim. Apakah Abu Bakar As-Shidiq atau Ali Ibnu Thalib. Namun akhirnya diputuskan tampuk kekhalifahan kemudian diteruskan oleh Abu Bakar As-Shidiq selanjutnya digantikan oleh Umar Ibnu Khattab, Utsman Ibnu 'Afan, dan Ali Ibnu Abi Thalib.



Khalifah Islam Hampir Sama Seperti Presiden

Tradisi khalifah ini ialah tradisi kepemimpinan nan kemudian diberlakukan oleh Nabi Muhammad SAW, mengingat kedudukan sebuah pemimpin dalam gerakan Islam sangatlah penting. Tujuannya sama yakni agar komando segala keputusan dan kebijakan berada lewat satu pintu. Prosedur pemilihan khalifah Islam dapat dengan pemilu maupun dengan majelis syura' yakni majelis Ahlul Halli wal Aqdi. Majelis ini merupakan majelisnya para pakar ilmu (khususnya dalam ilmu keagamaan). Sedangkan prosedur pengangkatannya dengan bai'at.

Gambarannya sama seperti pemerintahan nan ada sampai hari ini. Sama seperti halnya presiden, biasanya, seorang khalifah mempunyai rekan-rekan kerja nan membantu tugasnya. Ada gubernur, wali kota, hakim, baitul maal atau pengelola keuangan negara, petinggi militer, penasehat dan lain sebagainya. Hanya saja sistem nan dipakai ialah sistem pemerintahan berbasis Islam. Korupsi, kolusi, dan nepotisme masih sangat sporadis terjadi.

Karakter dari khalifah Islam ialah menganggap bahwa kekuasaan nan dimilikinya semata-mata sebagai sebuah amanah dari umat nan akan dipertanggungjawabkan nanti di hadapan Allah. Bukan sebagai kekuasaan nan mutlak dan absolut adanya. Mempunyai kemampuan buat menggerakkan umat bertindak sinkron dengan Islam. Seimbang antara global dan akhirat. Sinkron nan diperintahkan oleh Nabi Muhammad bahwa bahwa seluruh kepentingan global harus mempertimbangkan kepentingan dan laba di akhirat.

Secara umum, tugas Khalifah itu adalah :

  1. Menegakkan agama nan telah Allah ridhai yakni Islam.
  2. Memberikan keamanan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah agama dari berbagai macam ancaman orang-orang kafir, baik nan berada dalam negeri Islam maupun nan di luar negeri Islam.
  3. Menegakkan sistem ibadah dan menjauhkan rakyat dari perbuatan syirik (QS.Annur : 55).
  4. Menerapkan undang-undang nan ada dalam Al-Qur'an, termasuk Sunnah Rasul Saw. dengan Haq dan adil, kendati terhadap diri, keluarga dan orang-orang terdekat sekalipun. (QS. Annisa' : 135, Al-Maidah : 8 & 48, Shad : 22 & 26)
  5. Berdakwah dan berjihad di jalan Allah salah satunya dengan melakukan berbagai futuhat buat menyebarkan agama Allah.


Wasiat Muhammad Tentang Pentingnya Kekhilafahan

Sejarah mencatat, keberlangsungan tradisi khalifah dalam Islam nan berlangsung selama beberapa genarasi ini tidak dapat lepas dari wasiat Muhamamad SAW, sesaat sebelum ia meninggal dunia. Muhammad memberikan perintah pada pengikutnya sesama muslim, agar segera mengangkat seorang khalifah buat menggantikan dirinya. Pada saat beliau meninggal dunia. Para shahabat tak ada nan berani menguburkan jasad beliau sebelum di fixkan siapa penggantinya. Itulah bentuk urgenitas adanya seorang pemimpin kaum muslim atau khalifah.

Saat pengangkatan khalifah dilakukan dengan prosesi bai'at (pengukuhan) secara agama, hal ini guna menjalankan pemerintahan Islam nan tetap harus berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits. Bai'at dilakukan oleh seluruh umat nan mau tunduk dan patuh pada pemerintahan nan dipimpin oleh khalifah nan dibai'at. Sekali Ia dipilih buat menjadi khalifah maka sepanjang hayat Ia akan memerintah selama tak keluar dari hukum syara'. Muhammad sangat tegas menyatakan bahwa kekhalifahan harus berlanjut sampai kapan pun.

Dalam sebuah Hadits nan diriwayatkan Thabrani, Muhammad menyatakan: "Jika kalian menyaksikan seorang khalifah, hendaklah kalian taat, meski ia memukul punggungmu. Sesungguhnya jika tak ada khalifah, maka akan terjadi Kekacauan." Begitulah pentingnya seorang khalifah bagi seorang muslim. Ia akan menjadi tameng buat melindungi orang nan terdzalimi. Selain itu khalifah akan menentukan keputusan, memelihara dan menjaga daerah-daerah perbatasan. Mempertahankan negara dari agresi luar serta menyebarluaskan agama dengan berbagai futuhat nan dilakukan.



Hanya Lima Yang Dikenal

Wasiat kekhalifahan ini tetap terjaga hingga 13 abad lamanya. Tentunya dihitung mulai dari masa Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali) hingga pada periode Khalifah dari kalangan 'Utsmaniyyah. Namun kondisinya saat ini, umat Islam hanya mengenal lima khalifah saja termasuk Muhammad. Begitulah realitasnya saat ini, bahkan banyak nan tak mengetahui tentang pemerintahan khilafah dengan seorang pemimpin nan disebut khalifah. Adalah sesuatu nan sine qua non dan merupakan wasiat dari Rasulullah.

Jumlah sebenarnya hingga khalifah terakhir nyaris tak ada nan tahu ada berapa. Mayoritas muslim juga tak semuanya tahu kalau Sultan 'Abdul Majid II ialah khalifah terakhir Islam, tepatnya pada saat hilangnya kedaulatan khalifah Islam atas ulah Mustafa Kamal nan memporak-porandakan sistem khalifah Dinasti 'Utsmaniyyah pada 27 Rajab 1342 H. Para khalifah nan pernah memimpin kekhilafahan seakan tenggelam ditelan bumi. Banyak dari kita nan tak mengenal mereka. Memang sporadis acum tentang mereka.

Semenjak tragedi tahun 1924, yakni tragedi dimana secara resmi umat Islam tak punya lagi institusi nan menyatukan mereka, khilafah dibawah kepemimpinan seorang khalifah. Membuat negeri muslim terpecah menjadi berbagai negara-negara kecil nan ringkih dan dikendalikan oleh Barat. Bahkan sebagian dari kita banyak nan menganggap peristiwa itu hanyalah peristiwa sejarah biasa nan tak berpengaruh terhadap kondisi saat ini. Padahal itu ialah peristiwa besar nan telah memecah belah kaum muslimin.



Keseluruhan ada 104 Khalifah

Jika dipelajari lebih lanjut, meski juga mengandung kontroversi, ternyata ditemukan sejumlah 104 khalifah nan dimiliki umat Islam. Berikut perinciannya.

  1. 5 khalifah dari khulafaur raasyidin ialah khalifah nan banyak dikenal oleh umat Islam saat ini, yakni dimulai dari Nabi Muhammad sebagai pemimpin pertama nan selanjutnya setelah beliau mati digantikan oleh shahabat yakni Abu Bakar setelah itu berlanjut Umar, Ustman dan Ali Ibnu Thalib.
  2. 14 dari dinasti Ummayah, khalifah Islam nan berasal dari bani ummayah. Kontemporer tampuk kekuasaan dilakukan dengan metode turun temurun. Padahal sebenarnya hal ini tak boleh dilakukan. Harus tetpa sinkron dengan
  3. 18 dari dinasti 'Abbasiyah nan berkuasa hingga 6 abad. Pada masa dinasti 'Abbasiyah terjadi perkembangan nan sangat pesat di berbagai bidang. Mulai dari bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, sosial, politik dan militer. Namun di akhir setelah 5 abad berkuasa mulai terjadi kemunduran nan pada akhirnya runtuh sebab sebab oleh agresi bangsa mongol.
  4. 8 dari dinasti Bani Buwaih merupakan keturunan dari Syuja' Buwaih dari daerah Dailam atau disebut juga dengan Bani Buwaih. Dari bani ini mampu mengendalikan dan mmempunyai pengaruh nan besar pada rentang kekuasaan Khilafah Abbasiyah di Bagdad yaitu pada tahun 934-1055 M.
  5. 11 dari dinasti Bani Saljuk setelah runtuhnya kekuasaan Bani Buwaih. Lalu selanjutnya tampuk kekuasaan berada di tangan Saljuk Ibn Tuqaq. Yang selanjutnya kekuasaan berpindah secara turun menurun pada Bani Saljuk.
  6. 18 khalifah saat pemindahan pemerintah ke Kairo
  7. 30 dari Bani 'Utsman

Demikian perincian jumlah khalifah Islam. meski sebagian muslim hanya mengenal lima khalifah dari kalangan khulafaur rasyidin, tetapi nama-nama khalifah nan terkenal semisal khalifah 'Umar bin 'Abd al-'Aziz dan khalifah Harun al-rasyid masih tetap dikenal. Demikian tulisan ini. Semoga membawa manfaat.