Dari Visi Misi dan Moto Sampai Sejarah Kota Malang

Dari Visi Misi dan Moto Sampai Sejarah Kota Malang

Sejarah Kota Malang cukup menarik. Sejarah Kota Malang pun cukup panjang. Kota nan ada di Provinsi Jawa Timur ini berada sekitar 95 kilometer ke arah selatan dari ibu kota Jawa Timur, Surabaya. Kota nan berada di dataran tinggi ini memiliki hawa cukup sejuk dengan suhu minimum mencapai 17 derajat Celsius. Kota Malang terkenal juga dengan buah apel. Apel Malang cukup popler di Indonesia. Selain itu, Kota Malang juga dikenal dengan julukan kota pelajar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perguruan tinggi di sana.

Kota Malang memiliki luas 110.06 kilometer persegi. Dengan kepadatan penduduk mencapai 820. 243 jiwa, terdiri atas 404.453 lelaki dan sisanya perempuan. Masyarakat Malang kebanyakan ialah penganut agama Islam nan taat. Islam menjadi agama mayoritas. Selain itu, di sana juga ada agama lain semisal Kristen, Hindhu, Budha, bahkan Konghu Chu. Akan tetapi, kerukunan antarumat beragama terjalin dengan sangat baik.

Seni budaya di Kota Malang majemuk jenisnya, sebab kekayaan etniknya. Seni nan paling populer ialah seni tari topeng . Tari topeng ialah seni budaya nan sangat unik sebab rendezvous dari beberapa daerah. Bahkan, dapat dikatakan secara dunia ialah campuran budaya Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bahasa Malang ialah bahasa Jawa Timur nan terkenal dengan kelugasannya, sehingga kesannya tak ada unggah-ungguh.



Dari Visi Misi dan Moto Sampai Sejarah Kota Malang

Seperti halnya kota di Indonesia, Malang juga bekas pendudukan Belanda. Seiring dengan perkembangannya, kota nan terus berbenah ini memiliki visi dan misi nan sangat menarik.



Visi dan Misi

Seperti nan tertulis di Website resmi Kota Malang, Visi dan misinya adalah:

Terwujudknya kota Malang sebagai kota pendidikan nan berkualitas, Kota Sehat dan Ramah lingkungan, Kota Pariwisata nan berbudaya, menuju masyarakat maju dan mandiri

Visi tersebut dibuktikan oleh pemerintah dengan semakin menjamurnya perguruan tinggi serta sekolahan dan penataan pariwisata menuju arah baik.



Lambang dan Warna

Sementara lambang, Malang memiliki lambang “Malang Kucecwara” artinya ialah “Tuhan menghancurkan nan bathil.” Slogan itu sudah dipakai sejak kemerdekaan Kota Malang pada1964. Lambang sebelumnya ialah “Malang namaku, maju tujuanku.” Untuk lambang, Malang memakai lambang segi lima berbentuk perisai dengan rona hijau dengan tengah-tengah bergambar bintang serta sebuah bangunan meninggi. Di dalamnya, ada moto Malang Kucecwara. Moto Malang Kucecwara artinya “Tuhan menghancurkan nan bathil atau kebatilan”.

Sementara itu, warnanya mengandung arti sebagai berikut.

  1. Merah putih maksudnya ialah lambing bendera nasional.
  2. Warna kuning mengartikan keluhuran serta kebesaran dan memiliki jiwa ksatria.
  3. Warna hijau memiliki arti kesuburan nan sempurna.
  4. Warna biru muda memiliki arti agamis, religius, taat kepada Tuhan, setia kepada bangsa, dan setiap pada negara

Sementara pada bangunannya, yaitu segi lima berbentuk perisai, memiliki makna semangat perjuangan kepahlawanan, kondisi geografis, alam dan pegunungan, serta semangat membangun masyarat nan adil dan makmur dengan asas dasar Pancasila .



Sejarah Malang

Nama Kota Malang sampai saat ini masih menjadi bahan penelitian para pakar sejarah. Dari mana asalnya dan mengapa dinamakan Malang? Sejauh ini, para pakar sejarah telah menemukan beberapa hipotesa mengenai nama kota tersebut. Initnya, nama Malang Kucecwara berasal dari nama sebuah bangunan nan dikeramatkan.

Pertama, Malang Kucecwara, nan kini menjadi moto kota tersebut dan bahkan tertulis di lambang Kota Malang. Menurut Hipotesa nan ada, Malang Kucecwara merupakan nama bangunan nan dikeramatkan. Nama bangunan itu sendiri baru ditemukan oleh pakar sejarah dalam dua prasasti, yaitu raja Belitung di Jawa Tengah dan prasasti Mantyasih dengan tahun 907. Lalu, prasasti 908 nan ditemukan antara Surabaya dan Malang.

Namun, sampai saat ini, para pakar sejarah belum dapat memastikan di manakah letak bangunan keramat itu. Banyak pendapat muncul, tetapi sedikit nan dapat dibuktikan secara ilmiah, sehingga banyak pihak nan masih meragukan letaknya secara pasti.

Hipotesa kedua, bangunan keramat itu terletak di sebuah daerah bernama Tumpang. Di sana, ada sebuah daerah bernama Malang Suka. Daerah nan ada di sebelah selatan kota ini juga terdapat banyak penginggalan sejarah, sehingga pakar sejarah mempekirakan bangunan Malang Kucecwara di sana. Malangsuka hanyalah pengucapan dari Malang Kucecwara dengan terbalik.



Sejarah Pemerintahan Kota Malang

Seperti nan tertulis di website resmi kota Malang, sejarah pemerintahan Kota Malang ialah sebagai berikut. Malang ialah kerajaan dengan pusatnya di daerah Dinoyo nan dipimpin oleh seorang raja bernama Gajayana. Berikut ini sejarah lengkap pemerintahan Kota Malang.

  1. Tahun 1767 Belanda memasuki Kota Malang.
  2. Tahun 1821 Pemerintahakn Belanda dipusatkan daerah Kali Brantas.
  3. Tahun 1824 Malang memiliki Asisten Residen.
  4. Pada 1812, pembangunan alun-alun, pembangunan bagian barat kota, serta pendirian Kota Malang
  5. Pada 1914, Malang menjadi Kotapraja.
  6. 8 Maret 1942, Jepang menduduki Malang.
  7. 21 September 1945, Malang bergabung menajdi wilayah Republik Indonesia .
  8. 22 Juli 1947, Belanda kembali menduduki Malang.
  9. 2 Maret 1947, Pemerintahan Republik Indonesia kembali merebut Kota Malang.
  10. 1 Januari 2001, Malang menjadi pemerintahan Kota Malang.


Beragam Gelar nan Disandang Kota Malang

Setidaknya ada tujuh gelar nan dimiliki kota Malang. Tujuh gelar itu ialah sebagai berikut.



Parisnya Jawa Timur

Dengan alamnya nan latif dan hawanya nan sejuk sebab ada di dataran tinggi, orang lebih suka menyebutnya sebagai Paris Of Java. Apalagi dengan penduduknya nan ramah-ramah, tentu akan sangat pas dengan gelar itu, tak berlebihan.



Kota Wisata

Kebersihan dan eloknya alam menjadikan Malang loka nan cocok buat berlibur meski hanya membuang penat sebab rutinitas kerja. Ditunjang dengan pentaan obyek wisata nan tiada henti oleh pemerintah kota Malang, semakin menjadikan kota ini surganya liburan.



Kota Perisirahatan

Banyak faktor nan menjadikan Malang sebagai kota nan cocok buat daerah peristirahatan, di antaranya ialah sebab kesungguhan pemerintah dalam menata kota. Dengan estetika serta kenyamanan nan ditawarkan, tak hiperbola jika Kota Malang menjadi rest area besama keluarga atau rombongan



Kota Pelajar

Kondisi kota nan tenang, keramahan penduduk juga keagamisan, ditunjang dengan harga sewa rumah serta makanan nan terjangkau, menjadikan Malang sebagai tujuan dalam menuntut ilmu. Inilah salah satu bukti akan kepantasan Kota Malang menyandang gelar kota pelajar. Selain itu, pemerintah kota juga mengelola banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi.



Kota Militer

Di kota ini, dulu ketika penjajahan Jepang, sempat dibangun lapangan terbang. Sekarang ada pelatihan militer, asrama dan loka tinggal para perwira militer. Makanya, kota ini terpilih menjadi kota Ksatrian.



Kota Penuh Sejarah

Kota ini pernah menjadi nominasi ibu kota Republik Indonesia dulunya. Tapi, bukan hanya itu. Kota Malang menjadi embrio tumbuhnya kerajaan di Nusantara, terhitung seperti Mataram sampai Singosari, Kediri, dan Demak.



Kota Bunga

Cinta dan cita nan meriah di hati menjadikan kota Malang selalu berhias dengan estetika aneka kembang warna-warni. Ditambah, warga kota selalu menyemarakkan dengan semarak kembang di tiap sudut kota.

Itulah sejarah Kota Malang. Selamat berkunjung ke Kota Malang!